MENGERIKAN! Lantai Mal Penuh Jejak Darah setelah Dua Orang Ditikam, Ini Imbauan Polisi
Para pembeli menyaksikan dengan ngeri saat dua orang ditikam di The Mall yang sedang ramai di Luton, Inggris.
Penulis: Vika Widiastuti | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM - Para pembeli menyaksikan dengan ngeri saat dua orang ditikam di The Mall yang sedang ramai di Luton, Inggris.
Insiden itu menyisakan jejak darah dan sebuah pisau besar tergeletak di pusat perbelanjaan.
Polisi Bedfordshire mengatakan kedua pria yang ditikam tersebut telah dibawa ke rumah sakit.
Baca: Sempat Dikabarkan Dieksekusi Mati karena Skandal Video, Ia Malah Ditunjuk Pimpin Delegasi Korut
Sebuah rekaman di dalam Mall menunjukkan saat mereka menikam salah satu korban.
Rekaman itu juga menunjukkan, puluhan orang yang mau berbelanja merasa ngeri berjalan di atas jejak kaki berdarah.
Kondisi kedua pria tersebut kini belum diketahui.

Baca: PILKADA KERINCI - Bacabup Kerinci Gencar Cari Simpati di Basis Lawan
Baca: Instansi Bea Cukai Diberi Kata Umpatan, Tanggapan Pihak Adminnya Tuai Kritikan
Dilansir dari Daily Mail pada Senin (22/1/2018), petugas kepolisian dipanggil ke Mall sekitar pukul 02.30 siang waktu setempat pada Minggu.
Pusat perbelanjaan pun ditutup sementara saat penyelidikan berlangsung.
"kami dipanggil untuk kejadia dua orang yang mengalami luka tusukan di The Mall Luton sekitar pukul 02.30 siang hari ini," ujar seorang juru bicara kepolisian.

Baca: Terlihat Rapuh dan Tak Terawat, Ini Harapan Warga Kota Jambi pada Arena Ex MTQ Jambi
Baca: Mainkan Game di HP Ayahnya, Bocah Ini Dihukum Mengemis di Jalanan. Malah Banjir Pujian, Kok Bisa?
Baca: Jalankan Program Bidik Misi, Calon Mahasiswa Unja Dapat Bantuan Biaya Pendidikan Hingga Mes
"Sejumlah petugas hadir, bersamaan dengan layanan ambulans dan dua orang dibawa ke rumah sakit," terangnya.
Siapaun yang memiliki informasi atau siapa saya yang berada di area tersebut sekitar pukul 02.30 waktu setempat dan menyaksikan kejadian itu diminta untuk melaporkannya dengan menghubungi 101.(Tribunnews/Vika Widiastuti)