Sawahnya Rentan Puso, Petani Desa Ujung Pasir Masih Keberatan Mendaftar AUTP

Puluhan hektare sawah yang berada di Desa Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci rawan puso atau gagal panen.

Sawahnya Rentan Puso, Petani Desa Ujung Pasir Masih Keberatan Mendaftar AUTP
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi: Puluhan hektare sawah desa Pendung Talang Genting (Pentagen) Kecamatan Danau Kerinci tidak bisa digarap 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan hektare sawah yang berada di Desa Ujung Pasir, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci rawan puso atau gagal panen. Pasalnya puluhan hektare sawah tersebut tepat berada dipinggir Danau Kerinci.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari warga Ujung Pasir, setiap tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci, puluhan hektare sawah warga Desa Ujung Pasir, selalu terendam banjir.

Hal tersebut diakibatkan air Danau Kerinci naik hingga menggenangi sawah warga. "Kalau sudah hujan beberapa hari, air danau naik hingga sawah warga terendam banjir," ungkap Ina, warga Ujung Pasir.

Baca: 40 Ayam Ternak Milik Arlis Hanya 2 Ekor Yang Selamat, Virus Flu Mewabah di Sungaipenuh

Bahkan sambung Ina, kejadian tersebut membuat sawah menjadi puso, dikarenakan terlalu lama terendam banjir. Kejadian tersebut selalu terjadi setiap tahunnya. "Setahun hampir 3 sampai 4 kali terendam, wajar hingga terjadi puso," jelasnya.

Meskipun setiap tahun mengalami seperti itu, namun warga Ujung Pasir tetap terus menanam padi. "Mau tidak mau, karena kami mengandalkan beras hanya dari hasil sawah itu," tegasnya.

Ia berharap, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci setiap tahunnya, untuk menyediakan bantuan untuk sawah warga yang mengalami gagal panen.

Sementara itu Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, telah mencari solusi untuk para petani di Dua Kecamatan yang sawahnya rawan terendam banjir tersebut. "Solusinya, dengan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)," imbaunya.

Dijelaskannya, jika para petani sudah bergabung dengan AUTP, maka jika nantinya sawah mereka terendam banjir hingga berakibatkan gagal panen, maka para petani, akan mendapatkan asuransi ganti rugi.

Baca: Surplus 300 Persen, Petani Kerinci Tolak Impor Beras

Baca: 71 Pengawas Pemilu Lapangan di Tiga Kecamatan Kerinci Dilantik

"Saat ini, dari 11 Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, hanya petani Kabupaten Kerinci yang belum bergabung dengan AUTP," ujarnya.

Hal tersebut lanjut Radium Halis, terkendala oleh para petani yang belum terdapat kemauan untuk gabung AUTP. Padahal, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan melakukan imbaun kepada petani Dua Kecamatan tersebut untuk mendaftar di AUTP.

"Kita terus menyampaikan kepada petani, namun mereka masih tidak mau. Padahal, jika sudah terdaftar di AUTP, mereka sangat diuntungkan. Kalau gagal panen, akan diberikan ganti rugi dengan dana yang lumayan besar," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved