Miris! Taufik Ternyata Jual Hp Untuk Beli Racun Tikus yang Dicampur ke Susu Anaknya. . .

Usai cekcok dengan sang istri Karis Yunita (25), melalui sambungan telepon, M Taufik (27) menjual ponselnya

Editor: rida
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM- Usai cekcok dengan sang istri Karis Yunita (25), melalui sambungan telepon, M Taufik (27) menjual ponselnya seharga Rp 30 ribu.

Uang tersebut digunakan warga Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon itu untuk membeli racun tikus.

M Taufik saat memeragakan adegan menjual ponselnya seharga Rp 30 ribu yang digunakan untuk membeli racun tikus, Selasa (16/1/2018). TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
M Taufik saat memeragakan adegan menjual ponselnya seharga Rp 30 ribu yang digunakan untuk membeli racun tikus, Selasa (16/1/2018). TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI ()

Selanjutnya racun tikus itu dicampur ke dalam susu anak kandungnya, Kaisar Alfikar, yang masih berusia 14 bulan.

"Jeda waktu tidak lama setelah Taufik cekcok dengan Karis hingga minum racun bersama Kaisar itu," ujar AKP Reza Arfian, Kasat Reskrim Polres Cirebon usai rekonstruksi meninggalnya Kaisar Alfikar di rumah Taufik di Blok Wage, Desa Babakanlosari, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Senin (16/1/2018).

Ia mengatakan, selain membeli racun tikus Taufik juga membeli mi instan.

Mi tersebut dimasak, untuk dimakan Taufik bersama Kaisar.

Selanjutnya keduanya menenggak racun bergantian, Kaisar terlebih dahulu kemudian Taufik.

"Ada 23 adegan yang diperagakan dalam rekonstrusi itu," ujar Reza Arfian.

Ia mengatakan, adegan yang diperagakan berdasarkan keterangan tersangka dan saksi.

Menurut Reza, belum terdapat fakta baru saat rekonstruksi dilaksanakan.

Rekonstruksi tersebut digelar untuk melengkapi berkas penyidikan.

Beberapa petugas dari Kejari Sumber juga tampak hadir dalam rekonstruksi itu.

Sebelumnya, Taufik tega mencampur racun tikus ke dalam susu Kaisar Alfikar setelah cekcok dengan istrinya, Karis, Sabtu (6/1/2018).

Kaisar Alfikar yang sempat mendapat penanganan medis di RSUD Waled Kabupaten Cirebon itu mengembuskan nafas terakhirnya kira-kira pukul 16.35 WIB.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved