TribunJambi/

Urusan Apa Sri Wahyumi Manalip Diundang Donald Trump? Akun Ini Ungkap Kepentingannya

Sri Wahyumi Manalip Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dinonaktifkan sementara

Urusan Apa Sri Wahyumi Manalip Diundang Donald Trump? Akun Ini Ungkap Kepentingannya
Sri Wahyumi Manalip 

TRIBUNJAMBI.COM - Sri Wahyumi Manalip Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara dinonaktifkan sementara oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kabar tersebut diketahui setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melayangkan surat pemberhentian Bupati Talaud tersebut ke Pemprov Sulut.

Sri Wahyumi diberhentikan sementara selama 3 bulan sejak tanggal ditetapkan.
Bupati periode 2014-2019 itu diberhentikan karena mengadakan perjalanan ke luar negeri tanpa surat izin dari Kemendagri.

Melansir Tribun Manado, Kamis (11/1/2018), Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Pemprov Sulut Jemmy Kuemendong mengaku telah menerima surat Keputusan Mendagri nomor 131.71-17 tahun 2018 itu.

"Surat keputusannya sudah ada nanti besok akan diserahkan ke Bupati," ujarnya kepada Tribun Manado.

Baca: Heboh! Video Mesum Mirip Marion Jola Beradegan Ranjang, Netizen: Aduh Malah Kena Skandal

Sanksi yang didapat bupati cantik itu berkaitan dengan keberangkatannya ke Amerika Serikat pada 20 Oktober 2017 sampai 13 November 2018.

Sebelumnya, bupati yang selalu berpenampilan modis ini telah mendapat komentar dari warganet mengenai undangan presiden AS Donald Trump yang diberikan untuknya.

Dari tulisan pengguna akun Facebook Jolly Horonis, Jumat (20/10/2017), bupati yang gemar mengendarai sepeda motor trail itu pernah diminta hadir ke Gedung Putih oleh Trump.

"Membaca Maksud Undangan Trump kepada Bupati Talaud.
Membaca link berita yang diposting teman di lini masa facebook tentang undangan presiden AS, Donald Trump kepada bupati kepulauan Talaud untuk hadir ke gedung putih sontak membuat beberapa teman ikut ambil bagian dalam berkomentar; http://lidik.net/presiden-amerika-donald-trump-undang-bupat….

Halaman
1234
Editor: bandot
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help