TribunJambi/

Ketahui Apakah Dirimu Kegemukan, Ukur dengan Berat Badan Dibagi Tinggi Badan Kuadrat

Obesitas merupakan kondisi pada tubuh di mana terjadi penumpukan lemak yang berlebih melebihi kapasitas batas

Ketahui Apakah Dirimu Kegemukan, Ukur dengan Berat Badan Dibagi Tinggi Badan Kuadrat
obesitas

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Obesitas merupakan kondisi pada tubuh di mana terjadi penumpukan lemak yang berlebih melebihi kapasitas batas yang baik untuk kesehatan.

Obesitas tidak hanya berdampak pada penampilan fisik saja namun juga meningkatkan resiko dalam kondisi kesehatan penderitanya seperti jantung, diabetes dan darah tinggi.

Satu di antara dokter rumah sakit Siloam Jambi, dr. Raihanah Suzan, M. Gizi, Sp. GK, menjelaskan obesitas dan kegemukan sebenarnya sama.

Biasanya obesitas itu diketahui setelah melakukan pemeriksaan.

“Umumnya diagnosa obesitas itu berdasarkan indeks masa tubuh (IMT), yaitu berat badan dibagi tinggi badan kuadrat,” jelasnya kepada Tribun.

Adapun kriterianya adalah jika hasilnya di bawah 18,5 berarti berat badan kurang, 18,5 – 22,9 berarti berat badan normal, 23 -29,9 berarti berat badan berlebih atau ada kecenderungan obesitas, diatas 25 berarti ob 1 dan 30 berarti ob 2.

“Pengukuran IMT itu untuk mengetahui secara universal. Karena pada orang tertentu seperti pada atlet itu IMT-nya bisa saja di atas normal, namun hal ini disebabkan massa ototnya yang berlebih bukan massa lemak,” ungkapnya.

Untuk melihat komposisi tubuh (massa lemak dan massa bebas lemak) diperlukan pemeriksaan tambahan yaitu Bioimpedance analysis (BIA), densitometry (DXA) atau rontgen. (Cul)

Penulis: Nurlailis
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help