Tak Capai Target Rekam e-KTP, Ini Alasan Kadis Dukcapil Sarolangun

Perekaman e-KTP yang ditargetkan mencapai 85 persen diujung tahun 2017, gagal dicapai Dinas Kependudukan Catatan Sipil

Tak Capai Target Rekam e-KTP, Ini Alasan Kadis Dukcapil Sarolangun
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI
Ilustrasi: rekam E-KTP 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Teguh Suprayitno 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Perekaman e-KTP yang ditargetkan mencapai 85 persen diujung tahun 2017, gagal dicapai  Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil)  Kabupaten Sarolangun. Hingga akhir tahun, pencapaian hanya sampai 73 persen.

Kadis Dukcapil, Helmi beralasan jika tidak tercapai target pada tahun 2017 lalu  dikarenakan pihaknya menghadapi kendala alat perekaman yang rusak di sejumlah kecamatan. Katanya dari 10 kecamatan yang ada, hanya alat perekam di enam kecamatan yang bisa digunakan. 

"Hanya enam kecamatan yang berfungsi dan empat tidak berfungsi atau rusak. Kita upayakan pengadaan di APBD-P 2017 kemarin, itu kendala kita," jelasnya, Kamis (11/01) kemarin.

Baca: Sebelum Dibunuh, Bocah Zainab Diperkosa Secara Brutal. Tubuhnya Penuh Luka dan Tulang Leher Retak

Saat ini lanjut Helmi,  di semua kecamatan di Sarolangun masih ada 54 ribu masyarakat Sarolangun yang belum melakukan perekaman. Pada 2018 pihaknya akan berupaya menyelesaikan target yang belum terkejar pada tahun lalu.

"Jumlah yang belum terekam sekitar 54 ribu orang, jumlah itu dari wajib E-KTP plus masyarakat yang bertambah usia jadi 17 tahun,  selama tahun 2018 ini," katanya. 

Helmi optimis tahun 2018 ini, pihaknya akan mampu merealisasikan jumlah perekaman KTP Elektronik 100 persen.  "2017 sudah 73 persen,  kita targetkan tahun 2018 selesai," ujarnya. 

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help