Protes AS Atas Yerusalem Sebagai Ibukota Israel, Pemuda Palestina Tewas Ditembak

Dua pemuda Palestina tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel di Jalur Gaza dan di kawasan pendudukan Tepi Barat,

Protes AS Atas Yerusalem Sebagai Ibukota Israel, Pemuda Palestina Tewas Ditembak
BBC
ILUSTRASI Suasana prosesi permakaman balita Ali Saad Dawabsha 

TRIBUNJAMBI.COM- Dua pemuda Palestina tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel di Jalur Gaza dan di kawasan pendudukan Tepi Barat, kata kementerian kesehatan Palestina.

Amir Abu Musaid, yang berusia 16 tahun, ditembak di dekat perbatasan Gaza, saat melakukan unjuk rasa memprotes pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Militer Israel mengatakan pihaknya melepaskan tembakan ke arah perusuh karena dianggap "membahayakan mereka".

Seorang pemuda yang berusia 16 tahun lainnya, Omar Qadous, ditembak di sebuah wilayah yang terletak antara desa Irak Burin dan Til, di bagian utara Tepi Barat.

Militer Israel mengatakan mereka terpaksa menembak para perusuh karena orang-orang tersebut melakukan "serangan lemparan batu".

1
Dua tentara Israel berusaha menurunkan bendera Palestina yang dipasang di salah-satu sudut wilayah pendudukan Tepi Barat, 8 Desember 2017 lalu.

Tetapi pejabat otoritas Palestina, Ghassan Daghlas mengatakan kepada kantor berita Wafa bahwa tentara Israel yang berada di pos pemeriksaan melepaskan tembakan "tanpa alasan apapun".

Kantor berita Maan mengutip sumber setempat mengatakan bahwa tembakan dilepaskan oleh penembak jitu ketika terjadi demonstrasi menentang pembatasan aktivitas warga di wilayah tersebut.

Kebijakan pembatasan ini dilakukan ketika tentara Israel mencari orang-orang bersenjata yang membunuh seorang pemukim Israel pada Selasa malam lalu.

Raziel Shevach, seorang rabi berusia 35 tahun dan ayah dari enam orang, ditembak berulangkali saat dia berkendara di jalan raya di dekat pos terdepan Havat Gilad.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help