Kejar jadi Kabupaten 1.000 Hafis, Al Haris Beri Instruksi Kades, Ini Isinya

“Melalui pelaksanaan MTQ masyarakat jadi gencar untuk memuliakan Alquran. Baik di rumah-rumah warga maupun..."

Kejar jadi Kabupaten 1.000 Hafis, Al Haris Beri Instruksi Kades, Ini Isinya
Tribun Jambi
Ilustrasi. 


Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bupati Merangin, Al Haris, menginstruksikan seluruh kepala desa di Kabupaten Merangin untuk menganggarkan dana MTQ di desa masing-masing. Itu disampaikannya saat menutup MTQ ke-1 tingkat desa di Bungo Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, Senin (9/1).

“Saya sangat berterimakasih sekali dengan Kades Bungo Antoi yang telah menyelenggarakan MTQ pertama ini. Saya sudah intruksikan ke seluruh kepala desa untuk membuat anggaran penyelenggaraan MTQ di desanya,” kata Bupati.

Katanya, melalui penyelenggaraan MTQ, anak-anak jadi terdorong untuk kencintai dan hobi membaca Alquran. Tidak hanya itu, anak-anak jadi tertarik untuk mempelajari lebih dalam kandungan Al Quran.

“Melalui pelaksanaan MTQ masyarakat jadi gencar untuk memuliakan Alquran. Baik di rumah-rumah warga maupun di masjid-masjid dan surau-surau,” ucapnya.

Dia mengatakan setelah semua desa menyelenggarakan MTQ, baru MTQ tingkat kecamatan. Kemudian dilanjutkan dengan MTQ tingkat Kabupaten Merangin dan tingkat Provinsi Jambi.

Dengan semakin banyaknya desa-desa di Merangin menggelar MTQ, bupati semakin yakin Merangin bisa menjadi kabupaten 1.000 hafis.

“Orang yang hafal Al Quran, pasti tidak mungkin hidup di jalanan jadi gelandangan, paling tidak bisa jadi Imam masjid,” jelasnya.

Pada kesempatan itu bupati juga menegaskan, agar anak-anak berhati-hati dalam menggunakan teknologi canggih, terutama hand phone android. Berbagai ilmu bisa didapat hand phone android, namun banyak juga yang tidak benarnya.

“Di HP Android itu lengkap, bisa belajar cara membaca Alquran yang baik, bisa bahasa Arab dan bisa apa saja. Tapi berhati-hatilah terhadap hal-hal yang negatif, karena semua itu juga ada, dari video prono sampai narkoba,” terang Bupati.

Di zaman sekarang ini tegas bupati, generasi muda akan terancam masa depannya, apabila tidak mempunyai keimanan dan ilmu agama yang kuat.
Berbagai pengaruh global, terus mengancam dari berbagai sisi.

Penulis: heru
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help