Kasus Suap Ketok Palu, Hari Ini KPK Periksa Istri Calon Bupati Kerinci Zainal Abidin

Nama Yanti Maria Susanti, istri dari calon Bupati Kerinci di Pilkada 2018, Zainal Abidin masuk dalam agenda pemeriksaan KPK

Kasus Suap Ketok Palu, Hari Ini KPK Periksa Istri Calon Bupati Kerinci Zainal Abidin
TRIBUNJAMBI/LEONARDUS YOGA WIJANARKO
ILUSTRASI Empat pejabat Jambi digiring dari Polda Jambi memasuki mobil untuk dibawa KPK ke bandara, Rabu (29/11/2017) pagi. Pada foto terlihat Nurhayati (baju merah) saat dipeluk oleh anaknya yang berbaju kuning. 

TRIBUNJAMBI.COM- Nama Yanti Maria Susanti, istri dari calon Bupati Kerinci di Pilkada 2018, Zainal Abidin masuk dalam agenda pemeriksaan KPK hari ini, Jumat (12/1/2018).

Oleh penyidik KPK, Yanti Maria Susanti yang juga anggota DPRD Prov Jambi dari Gerindra ini akan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

"Saksi Yanti Maria Susanti diperiksa untuk tersangka SAI (‎Saipudin, Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Jambi)," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (12/1/2018).

Baca: Bantah Tudingan La Nyalla, Cuitan Partai Gerindra Ini Langsung di Mention Ridwan Kamil

Baca: Gila! Tercyduk Pelorotkan Celana Ibunya Karena Mau Memperkosa, Karlo: Ma, Hanya Sekali Ini Saja

Baca: Gak Tahu Malu! Gadis Ini Mengeringkan Sepatunya yang Basah di AC Bus. Lihat Reaksi Penumpang Lain!

Selain memeriksa Yanti Maria Susanti, penyidik juga memeriksa Saipudin, Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Jambi sebagai saksi untuk tersangka Anggota Komisi I DPRD Jambi dari fraksi Partai Amanat Nasional Supriono ‎(SPO).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka yakni Anggota Komisi I DPRD Jambi dari fraksi Partai Amanat Nasional Supriono yang ditetapkan sebagai tersangka penerima.

Sementara tiga tersangka yang diduga sebagai pemberi adalah Erwan Malik selaku Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Arfan selaku Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi dan Saifuddin (SAI) selaku Asisten Daerah 3 Provinsi Jambi.

Penetapan keempat orang tersebut sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara operasi tangkap tangan (OTT) terkait adanya serah terima uang ke Suprino di Jambi kemarin.

Dalam OTT itu, KPK berhasil mengamankan barang bukti sejumlah Rp 4,7 miliar. Uang tersebut diduga agar anggota DPRD Jambi bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Supriono terduga penerima disangka Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara untuk tiga terduga pemberi disangka Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Tags
KPK
KERINCI
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help