Jadi Tersangka Dugaan Merintangi Penyidikan Setya Novanto, Dokter Bimanesh Penuhi Panggilan Penyidik

Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, Jumat (12/1/2018) memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jadi Tersangka Dugaan Merintangi Penyidikan Setya Novanto, Dokter Bimanesh Penuhi Panggilan Penyidik
Ketua DPR Setya Novanto dibawa keluar dari Rumah Sakit Medika Permata Hijau untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di RSCM, Jakarta, Jumat (17/11/2017). Setya Novanto dibawa ke RSCM untuk tindakan medis lebih lanjut pasca kecelakaan yang dialami dirinya pada Kamis (16/11/2017) malam. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNJAMBI.COM- Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, Jumat (12/1/2018) memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pemeriksaan ini, Bimanesh bakal diperiksa perdana sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan korupsi proyek e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Pantauan di lapangan, Bimanesh tiba di KPK pukul 09.20 WIB menggunakan kemeja putih lengan pendek. Dia datang bersama dua orang lainnya, salah satunya menggunakan kursi roda.

Baca: Gagahi Anak Kandung Sejak Kelas Enam SD, Eko Terancam 15 Tahun Penjara

Baca: Heboh Prabowo Palak La Nyalla, Habiburokhman: Itu Fitnah yang Teramat Keji

Baca: Astaga Ibu Tiga Anak Akui Telah Membunuh Suaminya, Alasannya Cuma Karena. . .

Tiba di KPK Bimanesh memilih diam dan menghiraukan pertanyaan awak media. Lanjut masuk ke lobi KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Selain Bimanesh, hari ini penyidik lembaga antirasuah juga memanggil pengacara Fredrich Yunadi.

Namun hingga kini, mantan kuasa hukum Setya Novanto itu belum tampak hadir di KPK.

Diketahui KPK menetapkan pengacara Fredrich Yunadi dan dokter Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka kasus menghalangi atau merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help