Harga Cabai Semakin Pedas, Ayam Semakin Naik di Kerinci

Kenaikan yang paling dirasakan ibu rumah tangga, yakni daging ayam dari Rp 30 ribu/Kg menjadi Rp 40 ribu/Kg.

Harga Cabai Semakin Pedas, Ayam Semakin Naik di Kerinci
Tribun Jambi
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendridede Putra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Awal 2018, harga sejumlah bahan pokok di pasaran melambung tinggi. Naiknya harga bahan pokok, terjadi sejak dua hari lalu.

Pantauan di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh dan Pasar Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kamis (11/1), cabai dari Rp 20 ribu/Kg menjadi Rp 24 ribu/Kg. Daging sapi dan kerbau harganya masih tetap, yakni Rp 120 ribu/Kg.

Kenaikan yang paling dirasakan ibu rumah tangga, yakni daging ayam dari Rp 30 ribu/Kg menjadi Rp 40 ribu/Kg. Begitu juga telue ayam dari Rp 35 ribu/gray menjadi Rp 40 ribu/gray.

Viki, warga Kayu Aro, pemilik toko di Pasar Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut mengatakan naiknya harga sembako karena permintaan konsumen di pasaran tinggi.

"Kami pemilik toko terpaksa menaikkan harga barang, karena barang yang dijual melalui agen juga tinggi. Sementara kita tahu ekonomi masyarakat saat sulit, tapi gimana lagi sudah menjadi hukum pasar," sebutnya.

Pengunjung pasar saat ini mengeluhkan kenaikan. Seperti dikatakan Rika, warga Ambai Atas, Kecamatan Sitinjau Laut. "Setiap awal tahun baru, harga sembako pasti terus naik. Yang kami takutkan, jika dipasar harga sembako mengalami kenaikan, tentunya di toko-toko kecil yang di jual eceran harganya juga naik," ungkapnya

Kepala Dinas Perindag Kabupaten Kerinci, Rahminudin, mengatakan tidak semua harga sembako naik. Hanya pada kebutuhan saja yang mengalami kenaikan karena tingginya permintaan. Namun stok dipasaran sedikit. "Iya ada yang baik ada yang masih stabil," ujarnya.

Penulis: hendri dede
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help