Disiksa Kejam di Penjara, Pria 63 Tahun Ini Tetap Teguh pada Prinsipnya Hingga Ajal Menjemput

Meski dibebaskan dari penjara, Lu Yuanfeng akhirnya meninggal setelah mengalami siksaan di dalam hotel prodeo di timur laut Tiongkok.

Disiksa Kejam di Penjara, Pria 63 Tahun Ini Tetap Teguh pada Prinsipnya Hingga Ajal Menjemput
NDT.TV
Lu Yuanfeng 

Lu akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (9/12/2017), tepat 21 hari setelah kebebasannya.

Pihak berwenang langsung menginvestigasi apa yang terjadi pada Lu selama di penjara.

Temua penyidik menyebut ini termasuk penyiksaan dan kerja paksa.

"Dia mengatakan kepada keluarganya bahwa penjaga di Penjara Benxi memukulnya, menyetrumnya dengan tongkat listrik, dan memaksanya berjongkok dalam waktu lama," kata penyidik ​​dalam keterangannya, Senin (8/1/2018).

Baca: Korea Utara Putuskan Kirim Atlet ke Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan. Kekhawatiran Mengemuka

Baca: Ingin Bisnis Anda Anda Lebih Optimal? Selain Konten Viral di Medsos, Lakukan Juga 4 Strategi Ini

Setelah penyiksaan tongkat electroshock, Lu kemudian ditempelkan di kursi dan ditinggalkan di dekat jendela yang terbuka selama dua hari.

Hal ini dialaminya selama musim dingin ekstrem menyelimuti barat laut Tiongkok.

Begitu keluar dari rumah sakit, Lu melakukan mogok makan dan menolak melakukan kerja paksa sebagai bentuk protes.

Akibat protesnya, ia dihukum sampai mengalami stroke dan kakinya terluka parah.

Halaman
1234
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help