Pesawat Jatuh di Kosta Rika, 10 Penumpang dan Dua Pilot Tewas

Insiden pesawat jatuh di Kosta Rika, Minggu (31/12/2017), menewaskan 12 orang, yang sebagian besarnya merupakan warga negara AS.

TRIBUNJAMBI.COM- Insiden pesawat jatuh di Kosta Rika, Minggu (31/12/2017), menewaskan 12 orang, yang sebagian besarnya merupakan warga negara AS.

Peristiwa mematikan tersebut terjadi di area pegunungan Punta Islita, Provinsi Guanacaste, Kosta Rika, sekitar 225 kilometer dari San Jose.

Kecelakaan melibatkan sebuah pesawat kecil milik maskapai lokal, Nature Air, yang hingga kini belum memberikan pernyataan soal insiden itu.

Baca: Speedboat Anugerah Express, 8 Orang Meninggal Dunia dan 13 Masih Dalam Pencarian

Baca: Gempar! Makam Hendra Dibongkor, Tali Pocong Dicuri. Murni Pidana atau Kepentingan Ilmu Gaib?

Baca: Waspada! Gempa Berkekuatan 5 Skala Richter (SR) Guncang Sumatera Selatan

Insiden pesawat jatuh di Kosta Rika, Minggu (31/12/2017), menewaskan 12 orang, yang sebagian besarnya merupakan warga negara AS.
Insiden pesawat jatuh di Kosta Rika, Minggu (31/12/2017), menewaskan 12 orang, yang sebagian besarnya merupakan warga negara AS. ()

Kepala Badan Penerbangan Sipil Kosta Rika, Enio Cubillo, mengatakan bahwa kecelakaan menewaskan 10 penumpang dan dua pilot.

Dua pilot tersebut merupakan warga Kosta Rika, sedangkan 10 penumpangnya adalah wisatawan asing asal AS.
Cubillo juga menyebutkan insiden itu sedang dalam penyelidikan.

Menteri Keamanan Publik Gustavo Mata mengabarkan, 12 orang yang tewas merupakan keseluruhan orang yang ada dalam pesawat itu.

"Tidak ada yang selamat," ucap Mata, menambahkan bahwa autopsi akan dilakukan untuk mengonfirmasi total dan identitas korban, karena jenazah didapati terbakar parah.

Otoritas setempat memang mengatakan bahwa mereka belum mendapat identitas resmi untuk mengonfirmasi korban tewas dan baru memiliki daftar penumpang dari pihak maskapai.

Lima dari 10 penumpang yang tewas diketahui adalah sebuah keluarga dari New York City, AS, masing-masing bernama Bruce, Irene, Matthew, William, dan Zachary Steinberg.

Saudari Bruce, Tamara Jacobson, mengonfirmasi kematian sanak saudaranya itu melalui sebuah unggahan post di Facebook.

"Kami sedang syok dan sungguh tak mempercayai itu," tulis Jacobson. (TIME/The Guardian)

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved