Pemkab Sarolangun Bakal Buka Seleksi Untuk 10 Jabatan Kepala Dinas

Akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan dua orang profesor sebagai ahli hukum dan ahli kepemerintahan.

Pemkab Sarolangun Bakal Buka Seleksi Untuk 10 Jabatan Kepala Dinas
net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Jambi Teguh Suprayitno

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sepuluh kursi kepala dinas di Sarolangun masih kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun Sudirman, mengatakan panitia seleksi telah dibentuk.

Dan Januari ini agenda seleksi pejabat setingkat eselon II akan dimulai.

"Pansel sudah dibentuk. Tinggal nunggu arahan dari pak Bupati, selaku ketua PPK, " katanya waktu lalu.

Seleksi lanjut Sudirman akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan dua orang profesor sebagai ahli hukum dan ahli kepemerintahan.

Hasil kajian keduanya akan dilaporkan pada Bupati sebagai pemegang penuh kendali di jajaran Pemerintah Daerah Sarolangun.

Menurutnya kekosongan pejabat setingkat kepala dinas saat ini harus segera diisi agar tidak mengganggu stabilitas pelayanan pada publik.

"Karena ini menyangkut fungsi pemerintah. Kalau kosong nanti pemerintah tidak jalan, pelayanan tidak jalan," terangnya.

Dirinya menyebut, sepuluh kursi jabatan kepala dinas yang saat ini masih kosong yakni, dinas Arsip, Dinas Perpustakaan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Kominfo, Dinas Damkar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan pajak dan retribusi daerah, Satpol PP, dan asisten II.

Meski jabatan yang kosong setingkat eselon II, namun tidak menutup kemungkinan akan dibuka lelang jabatan untuk pejabat dibawahnya..

Sebelumnya, Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan pejabat yang akan dipilih untuk mengisi kekosongan kursi jabatan haruslah yang profesional dan juga aktif melaksanakan sholat berjamaah, yang sudah enam bulan ini gencar dilaksanakan. Menurutnya, tidak mungkin dia memberikan amanah pada orang yang imannya kurang.

"Ya, komitmen saya seperti itu (sholat berjamaah), bahwa tidak mungkin saya berikan amanah ini bagi yang imannya kurang. Saya ingin yang terbaik, menurut saya yang terbaik itu yang patuh pada perintah syariat agama," katanya.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved