TribunJambi/

Mau Bawa Durian Biar Bau Tak Menyengat, Ini Cara Praktis

Selain baunya tidak tercium, cara pengemasannya dapat mempertahankan kesegaran durian selama tiga hari tiga malam.

Mau Bawa Durian Biar Bau Tak Menyengat, Ini Cara Praktis
kompas.com
Tugu durian yang menyambut pengunjung di Kebun Durian Warso. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi para penggemar durian, baik rasa maupun aroma si raja buah ini tentu tidak menjadi masalah.

Tapi bagaimana dengan orang lain?

Bau dan aroma durian yang menusuk ini memang amat mengganggu.

Bahkan bisa menjadi cemooh orang lain kalau kita harus membawa durian ini dalam mobil, terlebih kendaraan umum.

Seorang peneliti holtikultura menemukan cara pengemasan yang jitu.

Selain baunya tidak tercium, cara pengemasannya dapat mempertahankan kesegaran durian selama tiga hari tiga malam.

Caranya? Pilih durian yang bermutu bagus.

Siapkan arang kayu nangka yang ditumbuk halus (200 g bubuk arang per buah).

Bubuk arang berfungsi sebagai absorben, karena permukaan molekulnya mampu menyerap senyawa belerang yang bersifat gas dan menguap.

Selanjutnya, bubuk arang ditaburkan pada bagian dalam sabut kelapa yang sudah dibasahi air.

Sabut kelapa pun dibungkus kain flanel. Ia siap dibalutkan di sekeliling buah durian sampai betul-betul rapat, lalu diikat kuat-kuat.

Durian yang sudah terbungkus rapat itu dimasukkan ke dalam kantung kertas minyak.

Dibungkus lagi dengan kantung kertas semen dan terakhir dibungkus kantung plastik serta direkat menggunakan perekat plastik.

Bungkusan durian dimasukkan dalam peti kayu dan siap dikirim ke tempat tujuan.

Sumber: intisari online

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help