Jalan Rusak

Jalan Penghubung 7 Desa di Sungai Gelam Rusak Parah, Kendaraan Terperosok Hingga Terguling

Kondisi jalan penghubung tujuh desa di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, sangat memprihatinkan. Pasalnya kondisi

Jalan Penghubung 7 Desa di Sungai Gelam Rusak Parah, Kendaraan Terperosok Hingga Terguling
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kondisi jalan penghubung tujuh desa di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, sangat memprihatinkan.  Pasalnya kondisi jalan tersebut penuh dengan lubang besar dan dalam.

Kondisi tersebut menyebabkan banyak terjadi kecelakaan lalulintas di kawasan tersebut. Apalagi pada saat musim hujan, dikarenakan kondisi jalan yang licin hingga mengakibatkan banyak kendaraan yang terperosok, terjebak hingga tidak bisa bergerak, bahkan ada juga kendaraan yang terbalik dikarenakan kondisi jalan yang sangat licin dan begitu memprihatinkan ini.

Kepala Desa Mingkung, Kecamatan Sungai Gelam, Girah Purnomo mengatakan, ini merupakan jalan penting untuk menghubungkan beberapa desa di Sungai Gelam.

Baca: Nasib Pegawai UPTD Pendidikan Pasca-dihapus, Sudirman: Pasti Semua Punya Posisi

"Jalan ini merupakan akses penghubung antar desa, kurang lebih 10 km panjang kondisi jalan yang rusak ini yang setiap hari kami lalui," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Senin (1/1).

Selain itu, dia juga menceritakan, kondisi jalan yang seperti ini sudah lama mereka alami, sebanyak 7 warga desa yang melintasi jalan ini setiap harinya, yakni Desa sumber Agung, Desa Gambut Jaya, Desa Sido Mukti, Desa Trimulya Jaya, Desa Mingkung Jaya, Petaling Jaya, dan Desa Sei Gelam, yang setiap hari warganya melintasi jalan ini,

"Jalan ini hancur dan penuh lobang besar diakibatkan banyaknya mobil bertonase besar yang lewat, terutama mobil yang membawa buah kelapa sawit, karena ada beberapa perusahan sawit di sini, segala upaya kami lakukan bersama warga dalam memperbaiki jalan ini secara bergotong-royong, agar akses jalan ini agak sedikit nyaman jika dilalui," tuturnya.

01012017_jalan rusak
Jalan rusak (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Sementara itu menanggapi hal ini  Faturi Rahman anggota Dewan Muarojambi membenarkan bahwa kondisi jalan yang menuju 7 desa itu memang memprihatinkan.

"Iya memang seperti itulah kondisinya, jalan itu memang kondisinya parah, saya bersama masyarakat baru selesai ikut gotong royong memperbaiki jalan ini," ungkap Faturi melalui telepon selulernya.

Dilanjutnya, dengan kondisi jalan seperti ini dirinya menceritakan, bahwa sudah membahasnya untuk pembangunan jalan ini di tahun 2018 mendatang.

"Untuk ke depan, anggaran 2018 nanti jalan ini Insya Allah akan dibangun rigid beton, kurang lebih tiga kilo meter jalan ini akan dibangun dengan dana APBD Kabupaten Muarojambi," tuturnya

Selain itu, dirinya berharap agar pembangunan jalan ini bisa segera terealisasi kedepannya, mengingat ini jalan ini jalan poros, jalur hidup yang menghubungkan tujuh desa.

Baca: Biasanya Belasan Juta Tiap Bulan, Kini Hanya Jutaan Saja

Baca: Jajaran Polres Kerinci Amankan Ratusan Miras

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help