TribunJambi/

Aparat Polres Tanjabbar Sita 980 Liter Tuak dan 330 Botol Miras, Ternyata Dipasok Dari Daerah Ini

Kepolisian Resort Tanjung Jabung Barat dan Polsek Jajaran melakukan razia minuman keras (miras) dan Tuak

Aparat Polres Tanjabbar Sita 980 Liter Tuak dan 330 Botol Miras, Ternyata Dipasok Dari Daerah Ini
TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO
Ilustrasi Miras 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM - Kepolisian Resort Tanjung Jabung Barat dan Polsek Jajaran melakukan razia minuman keras (miras) dan Tuak di sejumlah toko, warung, terminal dan pelabuhan.

Razia miras yang dilakukan Polres Tanjab Barat pada Sabtu (30/12)  berhasil menyita 330 miras berbagai merek.

Razia tersebut untuk mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat) dengan mabuk-mabukan jelang hingga saat malam tahun baru atau malam pergantian tahun 2017 ke 2018 yang tinggal beberapa jam lagi.

Razia yang dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP A.D.G Sinaga, S.IK tak segan memeriksa warung yang diduga masih menjual miras. Satu per satu, warung yang dijadikan target diperiksa dan digeledah. 

Hasilnya, dalam razia ini petugas berhasil menyita 980 liter atau 30 jeriken tua serta 330 botol miras berbagai jenis dan merk. Petugas kemudian mengamankan pemilik dan barang bukti ke Mapolres Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat AKBP A.D.G Sinaga, S.IK mengatakan, sasaran razia ini adalah penjual miras dan tuak yang masih membandel. Terlebih, saat ini akan memasuki malam pergantian tahun.

“Sebetulnya razia bukan hanya menjelang tahun baru, tapi rutin dilakukan. Tujuannya untuk meminimalisasi kejahatan dampak dari miras,“ ungkap A.D.G Sinaga, Minggu (31/12).

Kapolres membeberkan dari razia tersebut, berhasil mengamankan 330 botol miras dan 980 liter minuman tradisional jenis tuak tertangkap di sebuah Mobil Cery yang dipasok dari beberapa daerah salah satunya Kabupaten Tanjabtim.

“Pemiliknya kami data dan diberi pemahaman, pembinaan, serta diberi sanksi peringatan tertulis," terang Kapolres.

Razia ini juga tegas Kapolres AKBP A.D.G Sinaga, sebagai jawaban jika pihaknya pun kerap mendapat laporan dari masyarakat yang sudah resah dengan aktivitas penjualan miras dan tuak.

“Ini jawaban laporan masyarakat,” tukasnya. 

Sekali lagi, kita himbau seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat, untuk menikmati malam pergantian tahun malam ini dengan wajar tanpa hura-hura dengan miras apalagi Narkoba.

"Kita sambut tahun depan dengan perbanyak intropeski diri, agar lebih baik, daerah kita aman dan kondusif terhindar dari bahaya," pesannya.

Penulis: dunan
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help