Misterius! Dikabarkan Tenggelam, Bocah 3 Tahun Ini Tiba-Tiba Ada di Rumah dalam Keadaan Basah Kuyup!

Dua korban tenggelam di Bendungan Cirata wilayah Kabupaten Purwakarta bernama Elis (35) dan Yadi (50) dirawat

Editor: rida
tribunnews
ilustrasi tenggelam 

TRIBUNJAMBI.COM- Dua korban tenggelam di Bendungan Cirata wilayah Kabupaten Purwakarta bernama Elis (35) dan Yadi (50) dirawat di UGD Rumah Sakit Bayu Asih, Kamis (21/12/2017).

Elis dalam kondisi diinfus dan dalam keadaan sadar.

"Iya tenggelam, itu istri saya. Airnya banyak keminum. Tadi banyak muntah-muntah keluarkan air," ujar Baedin (40), suami korban ditemui di RS Bayu Asih.

Petugas tengah menyusuri Waduk Cirata guna mencari korban hilang dalam kejadian perahu tenggelam, Kamis (21/12/2017) sekira pukul 14.00.
Petugas tengah menyusuri Waduk Cirata guna mencari korban hilang dalam kejadian perahu tenggelam, Kamis (21/12/2017) sekira pukul 14.00. ()

Sehan (3) anak korban Elis juga turut tenggelam dalam peristiwa tersebut. Sehan selamat dan tidak mendapat perawatan di UGD. Ia dipangku ayahnya, Edin.

"Anak saya selamat, alhamdulillah istri saya juga selamat," kata Edin.

Baca: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Diiming-imingi Rp 350 Juta, Ita Rela Jual Ginjal. Tak Disangka Efeknya

Baca: Waspada Penculikan Anak! Pamit Belajar Kelompok, Siswi Cantik Ini Hilang Misterius!

Baca: Tidak Fokus ke Jalan Saat Berkendara, Pengemudi Motor Tewas Usai Tabrak Truk Kontainer yang Mogok

Hanya saja, kata Edin, ada yang janggal dari anaknya.

Saat ia sedang panik mencari istri dan anaknya, tiba-tiba Sehan justru sudah berada di rumah.

"Jadi saya sedang ada di kolam jaring apung. Tiba-tiba ada korban tenggelam, disana ada istri dan anak saya. Anak saya dikabarkan hilang, sedangkan istri saya ada di Puskesmas dulu. Saat saya pulang, anak saya justru sudah ada di rumah dalam keadaan basah kuyup," kata Edin.

Ia tidak mengetahui siapa yang mengantarkan anaknya ke rumah.

Padahal, jarak bibir danau hingga ke lokasi cukup jauh atau sekitar 2 kilometer.

"Jaraknya sekitar 2 kilometer. Pada mau berkebun di Pulau Pasir Tangkil," kata Edin.

Elis sendiri belum bisa dimintai keterangannya karena masih dalam kondisi kritis.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved