Kapolda Mengaku Sedih Memecat Dua Anggota Polri yang Nakal

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara mengungkap

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara mengungkap kekecewaannya mengingat harus memecat anggota yang bermasalah. Tampak dari wajah dan suara yang mengecil ketika mengungkapkan kesedihannya.

"Pagi ini mendung, bentar lagi akan hujan. Alam ikut sedih, saya pun sedih harus memecat anggota yang nakal," ujarnya pada apel pemberhentian tidak dengan hormat (PTDA) anggota kepolisian terlibat narkoba, Rabu (20/12).

Kata Kapolda, pemberhentian setiap anggota yang nakal sudah diintruksikan dalam setiap pertemuan dengan Kapolri Jenderal Polisi Prof Drs H Muhammad Tito Karnivian MA Ph D. Sikap itu kerap kali disampaikan untuk terus membenahi institusi kepolisian.

Dua anggota yang diberhentikan terlibat dalam penyalahgunaan kasus narkoba, sehingga keduanya harus menerima hukuman. Keduanya saat apel dihadapkan kepada Kapolda untuk dicopot topi beserta baju dinas sebagai tanda keduanya diberhentikan.

Pemberhentian dua anggota tersebut atas nama Ajun Inpekstur Polisi Dua Mardiansyah (40) anggota Polresta bagian Satres narkoba. Ia ditangkap saat menjual sabu 1 kilogram.

Saat ini ia sudah divonis pengadilan dengan hukuman 8 tahun penjara. Mardi sudah 5 kali mendapat penghargaan atas keberhasilan menangkap pengedar, namun setelah ditelusuri hal itu adalah modus agar tidak dimutasi ke daerah.

Anggota lainnya Bripda Helwani (30) anggota Brimob, ia diberhentikan atas kasus disersi selama 2 tahun serta terindikasi pengguna narkoba. Dalam waktu dekat ada beberapa polisi yang akan diberhentikan karena kasus perampokan di Empat Lawang dan masih dalam pemeriksaan.

"Saat ini anggota polisi seluruh Indonesia total ada sekitar 420 ribu orang. Kasarnya ada 10 ribu anggota yang nakal. Semua akan kita pecat jika terbukti melanggar. Sanksi bisa berupa teguran hingga pemecatan," ujar mantan Kapolda Riau ini, mengutip pernyataan Kapolri. (sripo)

Editor: ridwan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved