Kuliner

GALERI FOTO: Kedai ala OS-Menunya Kekinian Berbumbu Tradisional. Dari Nasi Janda Hingga Teh Perawan

Ingin mencoba menu kekinian namun tetap menyehatkan? Sepertinya Anda perlu mencoba makan di Kedai ala OS. Lokasinya di Jalan

GALERI FOTO: Kedai ala OS-Menunya Kekinian Berbumbu Tradisional. Dari Nasi Janda Hingga Teh Perawan
TRIBUN JAMBI/ALDINO

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ingin mencoba menu kekinian namun tetap menyehatkan? Sepertinya Anda perlu mencoba makan di Kedai ala OS.  Lokasinya di Jalan Slamet Riyadi RT 20 kelurahan Legok. Atau berpatokan pada Kantor Taspen dan Sablon Dimas. Kedai ala OS berada di belakang Sablon Dimas.

Menu-menu di Kedai ala OS ini pun terdengar kekinian seperti nasi keramat, nasi ayam setan, nasi janda, nasi tempo dulu, tenderloin steak simalakama, teh perawan dan lainnya. Namun meski identik dengan nama-nama kekinian olahan dari kuliner ini tetap menggunakan bumbu tradisional dan tentunya menyehatkan karena bebas dari bahan penyedap dan bebas kolesterol.

Serta bisa dikatakan rasa dari masakan ini satu tingkat diatas maknyus. “Menu-menu disini perpaduan dari masakan tempo dulu dan juga masa kini. Bumbu-bumbunya pun rempah pilihan seperi yang ada di sambal nasi ayam setan, itu menggunakan andaliman atau merica batak,” ungkap Manager Kedai ala OS, Abi.

09122017_menu
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Nama Kedai ala OS sendiri sebetulnya dipilih karena Os merupakan nama panggilan masa kecil dari sang ayah. Bahkah menu-menu inovasi yang ada merupakan hasil eksperimen dari ayahnya.

Harga yang ditawarkan dari menu-menu di sini tergolong terjangakau kaum milenial. Anda bisa menikmati kuliner mulai dari harga Rp 10 ribu saja.

Kedai ala OS ini sebenarnya rumah pribadi milik ayahnya Abi yang disulap menjadi kedai untuk dikunjungi orang banyak. “ini berangkat dari ketidakberdayaan, ingin beranjak menjadi sesuatu yang produktif tapi tetap dengan tanggung jawab. Lokasi rumah ini yang dekat dengan danau nantinya akan membuat imej danau yang kumuh, kotor, perlahan akan hilang. Saat inipun telah hadir Sipin Lake yang posisinya lebih dekat dengan danau,” tuturnya.

09122017_menu
(TRIBUN JAMBI/ALDINO)
Penulis: Nurlailis
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help