TribunJambi/
Home »

Jambi

» Bungo

Usulan Pemekaran Dapil di Bungo Mengemuka

Dapil 4 Kabupaten Bungo mengusulkan pemekaran menjadi dua dapil. Hal ini mengemuka saat rapat pengumpulan aspirasi

Usulan Pemekaran Dapil di Bungo Mengemuka
TRIBUNJAMBI/MUHLISIN
KPU Kabupaten Bungo sudah menetapkan Daftar Pemilih Tambahan Satu (DPTb1) Pilkada Bungo. Penetapan melalui rapat pleno di kantor KPU Bungo, Jalan M Saidi, Muara Bungo, Rabu (28/10). 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dapil 4 Kabupaten Bungo mengusulkan pemekaran menjadi dua dapil. Hal ini mengemuka saat rapat pengumpulan aspirasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bungo, pada Selasa (5/12)

Usulan pemekaran ini datang dari dapil 3 yang mencakup kecamatan tanah sepenggal, tanah sepenggal lintas, Jujuhan, Pelayang, Tanah Tumbuh dan Limbur Lubuk Mengkuang.

Usulan berasal dari partai politik dan tokoh masyarakat di dapil 4. Mereka beralasan dapil ini ada 12 kursi dan wilayahnya terlalu luas.

Baca: Berdua dalam Lift, Cewek Ini Cepat-cepat Turunkan Celana. Kejadian Selanjutnya Bikin Melongo

Dailami selaku ketua KPU mengatakan usulan dapil 4 ini akan ditampung. Sebab pertemuan kali ini mereka sedang dalam proses pendataan aspirasi.

"Sebab tanggal 3 kemarin kami mengatakan rapat publik. Kami menyosialisasi regulasi undang-undang nomor 7 dan TKPU 7. Sekarang kami melakukan pendataan aspirasi.

"Kami menampung aspirasi dahulu. Menampung pendapat-pendapat dari partai politik. Hari ini datang dari dapil satu, dua, tiga dan empat di Bungo," katanya.

Setelah rampung secara lisan dan tulisan, Dailami mengatakan pihaknya akan menyusun draf usulan dapil ini. "Jadi kami menyusun berdasarkan hasil rapat publik hari ini. Januari kita ada rapat publik lagi," katanya.

"Nanti semuanya kita ajukan dulu ke KPU RI. Disana yang akan memutuskan. Sekarang baru pengumpulan aspirasi saja," katanya.

Baca: 46 Anggota Bisnis Online Qnet Diamankan di Jambi, Ini Penjelasan Member Tentang Bisnis Qnet

Baca: Cara Mengganti Gigi di Motor MotoGP Tidak Sama dengan Motor Biasa, Begini Penjelasannya

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help