TribunJambi/

Truk Batu Bara Terguling Setelah Tabrak Kerbau, Belum Ada Warga yang Mengaku Pemilik

Sebuah truk jenis tronton terguling di Jalan Lintas Sumatera Km 25 Simpang Desa Seling

Truk Batu Bara Terguling Setelah Tabrak Kerbau, Belum Ada Warga yang Mengaku Pemilik
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO –Sebuah truk jenis tronton terguling di Jalan Lintas Sumatera Km 25 Simpang Desa Seling, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin.

Truk bermuatan batu bara itu terguling setelah menabrak seekor kerbau, Kamis  (7/12).

Sopir dan kernet tak mengalami apa-apa dalam kejadian tersebut. Namun Kerbau yang ditabrak mati di lokasi kejadian.

Informasi yang didapatkan, kejadian tersebut berawal saat mobil Mitsubishi tronton bernomor polisi B 8671 UH yang dikemudikan Ricky (34) dari Sumbar melaju dari arah Bangko menuju kota Padang.

Namun saat tiba di persimpangan jalan Desa Seling, sekitar pukul 5.00 Wib, tiba-tiba menyeberang seekor kerbau.

Sopir bersana kernetnya, Rudi kaget dan berusaha menghindari kerbau tersebut. Meski telah banting setir namun mobil tetap menabrak kerbau tersebut.

Hewan tersebut pun masuk ke bawah kolong mobil. Hal itu membuat mobil oleng dan tidak terkendali.

Diduga karena muatan terlalu berat dan kondisi jalan menurun, mobil oleng ke kanan dan akhirnya terbalik keluar badan jalan.

Beruntung dalam kejadian tersebut, sopir dan kernetnya tidak mengalami luka serius. Sementara kerbau yang ditabrak mati di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Merangin, AKP Aulia Rahmad dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, setelah mendapat informasi tersebut pihaknya langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP.

“Ya, saat ini kita masih berupaya mengevakuasi truk yang terbalik,” katanya.

Diungkapkannya, sejauh ini pihaknya masih mencari tahu siapa pemilik ternak tersebut. Sebab tidak ada warga setempat yang mengaku sebagai pemilik ternak tersebut.

“Kita turun ke lokasi selain mengevakuasi truk yang kecelakaan juga mengatur agar arus lalu lintas tetap aman. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp 40 juta,” pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help