TribunJambi/

Jerusalem, Kota Suci Tiga Agama

Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel disambut kutukan dari berbagai

Jerusalem, Kota Suci Tiga Agama
AFP Photo/Thomas Coex
Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.(AFP Photo/Thomas Coex) 

TRIBUNJAMBI.COM, JERUSALEM - Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel disambut kutukan dari berbagai penjuru, menegaskan posisi kota tua itu yang sangat khusus bagi Israel dan Palestina, serta bagi tiga agama besar dunia.

BBC mencari tahu mengapa kota ini penting bagi umat Kristen, Islam dan Yahudi, tiga agama yang sama-sama terkait dengan figur Abraham atau Ibrahim dalam kitab-kitab suci.

Baca: 10 Makanan Ini Penyumbang Penyakit Kanker, Lihat Apakah Anda Penikmatnya

Jerusalem, nama itu bergema di hati umat Kristen, Yahudi dan Islam sejak berabad-abad mengalami sengketa dengan sejarah milik bersama.

Jerusalem, dalam bahasa Ibrani disebut Yerushalayim, dan dalam bahasa Arab disebut Al Quds. Jerusalem merupakan salah satu kota tertua di dunia.

Baca: Gigi Kuning tak Sedap Dilihat, Ini Cara Memutihkan Gigi Pakai Dua Bahan Alami, Cukup Dua Menit!

Di masa lalu, kota ini pernah berulang kali direbut, ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali oleh berbagai pihak, dan seakan setiap lapisan buminya mengungkapkan berbagai potongan sejarah masa lalu.

Pusat dan inti Jerusalem berada di bagian Kota Tua, suatu labirin gang-gang sempit dan arsitektur bersejarah yang menandai empat penjuru kota yang terdiri dari kawasan Kristen, Islam, Yahudi dan Armenia.

Kota itu dikelilingi oleh dinding batu berupa benteng tempat berdirinya sejumlah situs tersuci di dunia.

Baca: Berdua dalam Lift, Cewek Ini Cepat-cepat Turunkan Celana. Kejadian Selanjutnya Bikin Melongo

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help