TribunJambi/

Hermansyah Bantah Keterangan Saksi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bantahan dan sanggahan terus dilontarkan Hermansyah, terdakwa kasus dugaan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bantahan dan sanggahan terus dilontarkan Hermansyah, terdakwa kasus dugaan korupsi penyewaan papan billboard di Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Jambi. Hal itu terungkap di persidangan Tipikor Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (6/12).

Bantahan ini terlihat saat saksi Eni staf humas yang menyebut dirinya pernah mendengar perkataan Asvan Deswan mengatakan proyek bilboard tersebut merupakan proyek terdakwa selaku adik sekda masa itu.

"Sebelum tanda tangan dikatakan Asvan dan Novri ini proyeknya adik sekda,"sebut Eni menjawab majelis hakim.
"Tidak benar yang mulia. Padahal saya hanya lihat billboard PWI dan tidak pernah bicara billboar mendatang. Saya hanya ambil fotonya karena berada di jalan Sugiatmo (tempat akan dipasang)," sanggah Hermansyah.

Hermansyah kembali menyampaikan sanggahannya saat mendengar keterangan Ruke Wijaya dalam persidangan itu. Pasalnya Ruke kembali menyebut proyek bilboard itu adalah milik terdakwa. Ini disampaikan saat saksi ditanya alasan gagalnya pemasangan di dalam Bandara Soekarno Hatta.

"Gagal karena di bandara saat itu ada pemangkasan billboard karena ada perluasan bandara. Tetapi Pak Asvan menyebut proyek ini harus jadi karena ini proyek pak sekda dengan marah-marah," aku saksi Ruke.

Ia juga membantah saat Ruke menyebut Hendri Martinus selaku pihak pemenang tender pernah menelpon dirinya untuk meluluskan tender. Semetara nomor saksi didapat Hendri dari terdakwa.

"Saya membantah menelpon mengenalkan saksi. Saksi sendiri yang minta kenalkan dengan orang Jakarta tersebut. Sehabis itu berjalan sendiri" bantah terdakwa.

Hermansyah ditetapkan sebagai tersangka atas hasil penyidikan pihak Polda Jambi beberapa waktu lalu. Dalam proyek pemasangan bilboard ini, nilai kerugian negara ditaksir Rp 1,3 miliar. (dnu)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help