TribunJambi/

Capaian Target PAD Kota Jambi 2017 Sudah 91 Persen, Ini Empat Sumber Pemasukan Terbesar

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi yang berasal dari 11 jenis pajak daerah sudah mencapai 91 persen. Rata rata seluruh

Capaian Target PAD Kota Jambi 2017 Sudah 91 Persen, Ini Empat Sumber Pemasukan Terbesar
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi yang berasal dari 11 jenis pajak daerah sudah mencapai 91 persen. Rata rata seluruh sumber PAD sudah mencapai 80 persen ke atas.

Dijelaskan Subhi, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, bahwa dari 11 jenis retribusi pajak daerah, ada empat sumber yang memberikan kontribusi yang besar.

Di antaranya dari pajak restaurant yang sudah mencapai 100 persen, pajak hiburan yang mencapai 100 persen dan BPHTB yang sudah mencapai 100 persen.

Pajak penerangan lampu jalan dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) juga merupakan penyumbang PAD terbesar.

“Sudah ada 3 jenis pajak yang mencapai 100 persen dari target yang kita capai. Ini merupakan prestasi yang sangat baik mengingat jika dibandingkan tahun sebelumnya, belum ada yang mencapai 100 persen,” katanya.

Selain itu, sebagian pencapaian jenis pajak tersebut sudah mencapai diangkat 80 hingga 90 persen. “Secara keseluruhan sudah mencapai 91 persen,” tegasnya.

Menurutnya, untuk PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sudah mencapai 61 persen atau berkisar 21 miliar.

Jumlah ini masih cukup jauh dari target yang diinginkan sebesar Rp 34 miliar target pencapaian PAD dari PBB. Namun angka tersebut termasuk besar jika dibandingkan dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya.

“Saat ini PAD dari PBB sudah mencapai Rp 21 miliar dari target kita Rp 34 miliar. Di tahun sebelumnya, di bulan yang sama pencapaian PAD Rp 18 miliar. Jadi di tahun ini sudah ada peningkatan sebesar Rp 2 miliar dari tahun sebelumnya,” katanya.

Subhi mengimbau bagi wajib pajak agar segera melaporkan SK kepemilikan jika terjadi perubahan data. Misalnya untuk PBB, jika ada perubahan pada kondisi bangunan, harus segera dilaporkan. Begitu juga dengan jenis pajak lainnya.

"Saat ini kita masih menghitung ulang pajak potensial yang kita harapkan bisa tercapai dan bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat juga,” katanya. (*)

Penulis: Rohmayana
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help