TribunJambi/

E KTP

GALERI FOTO: Masih 16.403 Warga Muarojambi Belum Rekam E-KTP, Sungai Gelam Terbanyak

Target yang ditetapkan oleh Menteri dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengharapkan perekaman di setiap Kabupaten/kota di Provinsi Jambi,

GALERI FOTO: Masih 16.403 Warga Muarojambi Belum Rekam E-KTP, Sungai Gelam Terbanyak
TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Target yang ditetapkan oleh Menteri dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengharapkan perekaman di setiap Kabupaten/kota di Provinsi Jambi, pada akhir tahun ini rampung hingga 100 persen, agakanya sulit tercapai Oleh Disdukcapil Kabupaten Muarojambi.

Sebab, hingga memasuki awal bulan Desember ini, proses perekaman KTP elektronik di Disdukcapil Muarojambi ini baru mencapai 92,76 Persen.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pemanfaatan dan Inovasi Perekaman, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Muarojambi, Afrizal.

Kepala Bidang Pemanfaatan dan Inovasi Perekaman, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Muarojambi, Afrizal.
Kepala Bidang Pemanfaatan dan Inovasi Perekaman, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Muarojambi, Afrizal. (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

Dia mengatakan, dari 257.678 jiwa jumlah total warga wajib rekam E-KTP, sebanyak 18.666 jiwa belum lakukan perekaman.

"Kalau dipersenkan masih tersisa 7,24 persen yang belum lakukan perekaman," Kata Afrizal Kepada Tribunjambi.com Rabu (6/12).

Baca: Berdua dalam Lift, Cewek Ini Cepat-cepat Turunkan Celana. Kejadian Selanjutnya Bikin Melongo

Lebih lanjut Afrizal menyebutkan, wilayah terbanyak warganya yang belum lakukan perekaman E-KTP adalah di Kecamatan Sungai Gelam.

"Dari 43.621 jiwa, Masih ada 16.403  jiwa warga Kecamatan Sungai Gelam yang belum merekam, atau masih 16 persen," Ujar Afrizal.

Selain itu, Afrizal mengaku pihaknya sulit mencapai target yang diharapkan menteri yang meharapkan perekaman E-KTP selesai hingga 100 persen  pada akhir tahun ini. Sebab menurutnya, jumlah penduduk wajib rekam di itu fluktuatif.

06122017_kantor dukcapil muarojambi
Kantor Disdukcapil Muarojambi (TRIBUN JAMBI/ZULKIFLI)

"Kita susah menetapkan capaian terget 100 persen tersebut, karena jumlah penduduk wajib rekam tersebut berubah-ubah seiring waktu, sebab pasti ada perpindahan penduduk atau bertambah usianya warga memasuki wajib rekam KTP," ujarnya.

Selain itu, menurut Afrizal faktor geografis juga mempengaruhi proses perekaman.

Baca: Pulang Bekerja di Kebun, IRT di Tebo Ini Disergap dan Diperkosa di Rerumputan oleh Tetangga Sendiri

Baca: Saldo Tabungan Polisi di Tebo Ini Mendadak Bertambah Rp 45 Juta, Responnya Diapresiasi

"Lokasi kita di Muarojamb ini cukup luas, sementara tenaga kita terbatas. Apalagi di Daerah-daerah pelosok sana, kita tetap upayakan menjemput bola," pungkas Afrizal.

Penulis: Zulkifli
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help