TribunJambi/

Astaga Malu-maluin, Kapolsek Ini Dikabarkan Terlibat Peredaran 15 Kg Sabu

Kapolda Sumatera Utara, Irjend Paulus Waterpauw sudah berulangkali mengingatkan anggota untuk

Astaga Malu-maluin, Kapolsek Ini Dikabarkan Terlibat Peredaran 15 Kg Sabu
TRIBUNJAMBI/HERUPITRA
ILUSTRASI Satres Narkoba Polres Merangin berhasil mengamankan Haji Hasim (47) warga Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Rabu (1/11/2017). Polisi tunjukkan dua tersangka, dan barang bukti sabu yang diamankan. 

TRIBUNJAMBI.COM- Kapolda Sumatera Utara, Irjend Paulus Waterpauw sudah berulangkali mengingatkan anggota untuk tidak terlibat dalam praktik gelap peredaran narkoba.

Namun, ada saja sejumlah oknum yang tetap membandel dan tidak mengindahkan perintah orang nomor satu di kepolisian Sumatera Utara ini.

Teranyar, ada kabar mengejutkan dari salah satu Kapolsek yang bertugas di Nias Selatan.

Seorang Kapolsek berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) berinisial BS dikabarkan ditangkap Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut, Kompol Adi Saputra Siagian.

Informasi yang beredar di lapangan, AKP BS yang menjabat sebagai Kapolsek Lolowau, Nias Selatan ditangkap bersama Bripka YMS, personel Polres Tanjung Balai.

Keduanya ditangkap berdasarkan pengembangan dua bandar sabu bernama Conari Pernando Sitorus alias Aguan dan Gema Sitorus yang ditangkap pada Minggu (3/12/2017) kemarin.

Dari tangan kedua bandar ini, Subdit II Ditres Narkoba Polda Sumut dikabarkan menyita 15 Kg sabu.

Berdasarkan keterangan dua bandar ini, muncullah nama perwira kepolisian tersebut.

Kemudian, muncul lagi nama tersangka lainnya yakni Riawan alias Atong dan M Dani Sitorus alias Koro.

Halaman
12
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help