Misteri Yeti, Makhluk Misterius Dari Pegunungan Himalaya, Akhirnya Terungkap Oleh Genetika

Para peneliti lantas meneliti tulang, gigi, rambut, dan sampel lain dari Yeti yang berhasil ditemukan di Daratan Tinggi Tibet itu.

Misteri Yeti, Makhluk Misterius Dari Pegunungan Himalaya, Akhirnya Terungkap Oleh Genetika
Max Agung Pribadi
MAX AGUNG PRIBADI Seperti permukaan bulan. Suasana bersepeda menuju kaki Himalaya. 

TRIBUNJAMBI.COM  – Ada sebuah legenda di Pegunungan Himalaya.

Dikatakan di salah satu pegunungan tertinggi di dunia itu terdapat Yeti, seekor makhluk hidup misterius mirip kera yang tinggal di sana.

Yeti kadang muncul. Namun selama bertahun-tahun, makhluk itu belum pernah terlihat jelas dari dekat.

Oleh karena itu, para peneliti mencoba memecahkan misteri tersebut dan menunjukkan hewan apakah itu.

Para peneliti lantas meneliti tulang, gigi, rambut, dan sampel lain dari Yeti yang berhasil ditemukan di Daratan Tinggi Tibet itu.

Apa hasilnya?

Dilansir dari businessinsider.sg, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B menunjukkan bahwa Yeti adalah adalah beruang lokal.

Hasil itu didapat setela para peneliti melakukan analisis genetik pada sembilan sampel Yeti dan juga menganalisis 15 sampel dari beruang Asia.

Termasuk beruang coklat Himalaya, beruang hitam Asia, dan beruang coklat Tibet.

Lalu mereka membandingkan sampel Yeti dengan database DNA beruang.

“Temuan kami sangat mengesankan bahwa dasar-dasar biologis hewan legenda Yeti dapat ditemukan pada beruang lokal,” kata Charlotte Lindqvist, penulis utama penelitian dan ahli biologi dari University of Buffalo.

Diketahui bahwa misteri Yeti pertama kali diangkat ke permukaan ketika seorang penjelajah Inggris bernama Eric Shipton mencari rute alternatif untuk mendaki Gunung Everest pada 1951.

Lalu ia menemukan jejak kaki yang tampaknya hominoid yang ukurannya sangat besar sekitar 13 inci. Kemudian Eric memfotonya.

Jejak kaki itu terdapat di Gletser Menlung, sebelah barat Gunung Everest, di perbatasan Nepal-Tibet.

Editor: awang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved