Kasus Suap Pengesahan APBD 2018 - Tersangka KPK 3 Kali Menelepon, Gerindra Bantah Terima Duit

Sejumlah cerita mencuat terkait penangkapan pejabat Pemprov Jambi dan anggota DPRD Provinsi Jambi oleh Komisi Pemberantasan

Kasus Suap Pengesahan APBD 2018 - Tersangka KPK 3 Kali Menelepon, Gerindra Bantah Terima Duit
Empat orang pejabat Jambi yang ditetapkan sebagai tersangka kasus suap RAPBD Jambi tahun 2018 

Baca: Pulang Bekerja di Kebun, IRT di Tebo Ini Disergap dan Diperkosa di Rerumputan oleh Tetangga Sendiri

Baca: Rusli Gantikan Posisi Zumi Laza - Ternyata Ini Alasan Laza Resign

Sutan Adil memastikan bahwa anggota fraksinya yang duduk di DPRD Provinsi Jambi tidak terlibat dalam kasus dugaan suap tersebut.

“Saya tidak menerima apapun baik janji atau hadiah dalam perkara ini,” kata Muhammad Diyah kemarin.

Soal isu Gerindra ikut menerima, ia mengatakan bahwa kabar itu bisa saja berkembang. Namun faktanya bisa dipastikan Fraksi Gerindra tidak menerima apapun dalam kasus ini. “Gerindra clear,” katanya mantap.

Menurut dia, setelah mengetahui adanya OTT, ia langsung menelepon seluruh anggota fraksinya untuk memastikan mereka tidak terkait uang ketok. “Alhamdulillah Allah menolong kami semua. Bersyukur tidak ada,” katanya.

Seperti diberitakan, dalam OTT Selasa lalu, KPK mengamankan 16 orang. 12 di antaranya diamankan di Jambi, 4 lainnya di Jakarta. Dari jumlah 12 orang, 4 dijadikan tersangka dan lainnya sudah dipulangkan oleh KPK.

Menurut wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dalam OTT pihaknya mengamankan barang bukti sejumlah Rp 4,7 miliar.

Baca: Zumi Laza Mendadak Mundur dari Ketua PAN, Ini Tanggapan Zola

Baca: Presiden Jokowi yang Tak Hadiri Reuni 212, Fahri Hamzah Nyinyir Begini

Halaman
123
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved