Sadis! Bocah 11 Tahun Diperkosa, Dibunuh dan Dimutilasi untuk Tumbal dalam Ritual Pemujaan Setan

Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun, dijadikan tumbal dalam ritual pemujaan setan.

Penulis: Suci Rahayu PK | Editor: Suci Rahayu PK
El Liberal
Marito yang menjadi korban pembunuhan sadis 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun, dijadikan tumbal dalam ritual pemujaan setan.

Empat pria dan kepala sekolah dituduh melakukan pembunuhan terhadap Mario Agustin Salto yang kerap dipanggil Marito, yang ditemukan tewas pada Juni 2016.

Penemuan mayat hanya selang 48 jam setelah minta izin keluarganya untuk pergi memancing kota kecil Quimili di provinsi Utara Argentina Tengah.

Baca: Heboh PNS di Lingkup Pemkab Tebo Selingkuh. Mau tak Mau Mereka Melakukan Ini

Lokasi penemuan mayat Marito. (Mirror)
Lokasi penemuan mayat Marito. (Mirror) ()

Dilansir dari MIRROR, Kamis (30/11/2017). Dari keterangan polisi, Mario diperkosa sebelum digantung dengan kawat, dan kemudian dipotong-potong saat dia meninggal.

Polisi mengatakan mereka baru saja menangkap 4 orang, yakni Miguel Angel Jimenez (58); istrinya, Arminda Lucrecia Dia (57), anak mereka yakni, kepala sekolah Alfredo Daniel Albarracin (40) dan Pablo Ramirez (38).

Baca: Studi Banding ke Bali, Kades dari Tebo Dikabarkan Meninggal Dunia. Diduga Ini Sebabnya

Dari empat tersangka tersebut, tiga lainnya juga turut diciduk terkait kejahatan tersebut, Juni silam.

Lokasi pembunuhan Marito. (Mirror)
Lokasi pembunuhan Marito. (Mirror) ()

Mereka adalah Rodolfo Sequeira, David Tomas Sosa dan Ramon Salvatierra.

Seluruh tersangka merupakan satu keluarga.

Baca: Reuni Akbar 212, Kicauan Fadli Zon ini Malah Diserbu Netizen, Ada yang Nyinyir Banyak yang Dukung!

Hakim yang mengadili kasus tersebut, meyakini bocah tersebut dibunuh sebagai bagian dari ritual sekte pemujaan setan.

Polisi mengatakan bakal ada lebih banyak penangkapan dan penyelidikan terus berlanjut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved