TribunJambi/
Home »

News

» Jakarta

Anies Minta Rp 28 Miliar Untuk Tim Gubernur, Tim Ahok Bersuara

Beberapa hari ini, anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta

Anies Minta Rp 28 Miliar Untuk Tim Gubernur, Tim Ahok Bersuara
GrafisRian

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Beberapa hari ini, anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2018 menjadi perbincangan. Sebab nilainya mencapai Rp 28 miliar dan untuk lebih dari 30 orang.

Menurut Anies, hal itu untuk memastikan orang-orang yang membantunya dibiayai oleh APBD, bukan dana perusahaan swasta.

Baca: Anggaran Kunker DPRD DKI Naik Hampir 4 Kali Lipat, yang Ikut sampai 7.752 Orang

Baca: Putra Kerinci Fardinal Bukukan 2.000 Jam Terbang, Sukses jadi Pilot Pesawat Tempur

Baca: Febri Haryadi Diincar Banyak Klub Asing, Dinasehati Begini Oleh Djadjang Nurdjaman

"Jadi Alhamdulillah kami akan menghentikan praktik-praktik pembiayaan yang tidak menggunakan APBD untuk orang-orang yang bekerja membantu gubernur," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (21/11).

Dengan begitu, orang-orang yang bekerja dengan gubernur tidak bergantung kepada dana pihak lain. Menurut Anies, orang-orang yang memberi masukan kepada gubernur tidak boleh bergantung pada pihak swasta. Sebab mereka adalah orang-orang yang ikut dalam proses pengambilan keputusan gubernur.

 "Kalau mereka yang bekerja membantu gubernur, menyusun kebijakan, membantu percepatan pembangunan, justru dibiayai swasta, maka potensi ada konflik kepentingan menjadi tinggi," ujar Anies.

Sindiran

Pernyataan Anies menimbulkan pertanyaan. Apakah dia menuding gubernur sebelumnya menggunakan dana perusahaan swasta untuk menggaji TGUPP atau stafnya?

Halaman
123
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help