TribunJambi/

Tawarkan PSK Melalui Twitter, Andi Dibekuk Polisi yang Pura-pura Jadi Pelanggan

Jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta membongkar kasus prostitusi online yang melibatkan pelajar di Yogyakarta.

TRIBUNJAMBI.COM- Jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta membongkar kasus prostitusi online yang melibatkan pelajar di Yogyakarta.

Melansir Tribun Jogja, petugas kepolisian menjebak pelaku dengan berpura-pura menjadi pelanggan.

Pelaku bernama Andi (30), warga Kasihan, Bantul, adalah muncikari yang tawarkan jasa prostitusi melalui Twitter.

Ia menawarkan dua perempuan berstatus mahasiswa yang masing-masing berumur 19 dan 22 tahun.

Andi mematok tarif Rp 1,1 juta untuk sekali kencan dengan seorang pekerja seks komersial (PSK).

Dari tarif tersebut, Andi akan menerima komisi sebesar Rp 300 ribu.

Saat sedang menunggu bersama dua mahasiswi, ia dibekuk oleh pihak kepolisian.

"Pelaku berhasil kami tangkap bersama barang bukti berupa uang hasil transaksi sebesar Rp 2,2 juta, 2 unit telepon genggam, 2 alat kontrasepsi, dan 12 screenshoot percakapan saat transaksi," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, seperti dikutip dari Tribun Jogja, Senin (20/11/2017).
Simak video di atas! (*)

Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help