Bocah Afghanistan 12 Tahun Bunuh Diri karena Lakukan Hal Ini Demi 5 Adik dan Kakaknya yang Cacat

Ia harus menerima keadaan tinggal bersama saudara-saudaranya dan seorang kakak yang cacat.

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti | Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Mirror
Bocah asal Afghanistan berusia 12 tahun bunuh diri ketika ia tertangkap basah mencuri di sebuah toko. 

TRIBUNJAMBI.COM -- Seorang anak membutuhkan kasih sayang, bimbingan dan perlindungan dari orangtuanya.

Kehadiran dan peran orangtua sangat penting bagi keberlangsungan tumbuh kembang anak.

Namun, bocah laki-laki asal Afghanistan ini bernasib malang.

Ia harus menerima keadaan tinggal bersama saudara-saudaranya dan seorang kakak yang cacat.

Bahkan demi kakak dan saudaranya, ia rela melakukan apa saja supaya mereka bisa tetap bertahan hidup.

Baca: Disebut Pesek dan Buruk Rupa, Jawaban Rina Nose Ini Tampar Ustaz Abdul Somad!

Baca: Shafa Harris Dipukul Ayahnya Usai Labrak Jennifer Dunn, Faisal Harris Mengakuinya Karena Alasan Ini

Bocah 12 tahun tersebut mencoba mencuri dari sebuah toko untuk memberi makan kakak dan saudaranya.

Dilansir dari Mirror, Senin (20/11/2017), bocah tersebut bunuh diri setelah ia tertangkap mencuri barang senilai 6 euro atau sekitar 95 ribu rupiah dari sebuah toko.

Ia bunuh diri di sebuah kamp pengungsi di Austria.

Pihak berwenang melaporkan bocah tersebut sedang berjuang merawat 5 adiknya dan seorang kakak berusia 23 tahun yang menderita Down Syndrome.

Bocah laki-laki dan saudaranya telah tinggal di kamp pengungsian sejak tahun lalu.

Ia bahkan belajar bahasa Jerman dan telah bersosialisasi dengan baik di daerah kamp pengungsiannya.

Ia juga sering bermain sepak bola untuk klub lokal.

Namun, ketika tertangkap basah mencuri, ia khawatir adik-adiknya akan dideportasi.

Baca: Miliarder Tua Cari Jodoh Lewat Online, Dapat Gadis 24 Tahun, Setelah Nikah Fakta Mengejutkan Terkuak

Ketika ditemukan tak sadarkan diri di kamp pengungsian, bocah itu segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sayangnya, setelah sehari dirawat bocah tersebut meninggal.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved