TribunJambi/

Polisi, Pemuda di Pasuruan Ini Tiba-tiba Tenar Setelah Kena Tilang, Ini Ceritanya

Polisi, pemuda 22 tahun asal Dusun Pangarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendadak

Polisi, Pemuda di Pasuruan Ini Tiba-tiba Tenar Setelah Kena Tilang, Ini Ceritanya
surya/galih lintartika
Surat tilang pria bernama Polisi, warga Dusun Pengarengan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang viral di media sosial. 

Dikatakannya, semuanya berubah seperti sebuah mukijizat. Tiba-tiba anaknya tidak perlu datang ke dokter dan tukang pijat.

Si bayi mendadak sehat wal afiat, dan tidak pernah sakit-sakitan seperti sebelumnya.

“Dari situ, saya sangat bersyukur sekali. Saya menyadari nama anak saya tidak sebagus teman-temannya. Tapi, bagi saya apalah arti sebuah nama, jika anak saya sakit-sakitan. Tidak masalah namanya polisi, yang penting dia sehat sampat sekarang,” papar dia.

Ia mengaku banyak dihujani hujatan dan cemooh dari para tetanggannya. Kata dia, saat itu, tetangga dan temannya ataupun teman suaminya, selalu mengejek anaknya yang diberi nama polisi.

Baca: Lihat Baik-Baik! Foto-Foto ini Tampak Aneh, Ternyata Begini Penjelasannya, Cek Gambar Lainnya

Namun, ia mengaku berusaha untuk tidak memikirkannya. Prinsip dia, anaknya sehat dan tidak sakit-sakitan itu sudah lebih dari cukup.

“Memang berat, tapi mau bagaimana lagi. Saya berusaha tutup rapat telinga ini. Saya dihina hanya bisa diam saja, memang anak saya namanya polisi, tidak sebagus nama anak pada umumnya,” tambahnya.

Illyyin pun tampak semakin sedih mengingat kisah anaknya ini.

Menurut dia, Polisi ini merupakan sosok pendiam dan sangat penurut sekali sebagai seorang anak. Ia mengakui bahwa polisi ini anak yang berbakti.

Polisi ini tidak lulus Sekolah Dasar (SD). Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa polisi ini seorang mahasiswa.

“Dia tidak lulus SD, karena saya tidak mampu menyekolahkannya. Saya tidak mampu membiayainya, karena memang saya tidak bekerja."

"Dia anak yatim, sudah ditinggal mati bapaknya sejak usianya tujuh tahun. Tapi, sampai sekarang dia tidak pernah protes kenapa tidak disekolahkan sampai lulus SMA,” ceritanya.

Baca: Ubah Lirik Lagu Havana Milik Camila Cabello, Wanita Ini Sindir Kids Zaman Now

Menurut dia, saat ini, polisi menjadi tulang punggung keluarga. Ia bekerja serabutan, atau yang pasti bekerja sebagai tukang bangunan.

Usianya sekarang sudah 22 tahun. Ia mengaku sangat bersyukur memiliki anak seperti polisi. Bagi dia, polisi ini sangat pemalu sekali.

“Dia tidak pernah bermain keluar seperti anak muda lainnya. Saat libur kerja, ia memilih di rumah, bersama saya dan adiknya. Kalau tidak, kadang dia pergi mengaji bersama temannya di pondok,” imbuhnya.

Lebih Suka Susu Sapi Ketimbang ASI

Somad (58), kakek polisi, mengatakan bahwa polisi ini memang tergolong bayi yang unik sejak lahir.

Selain sakit-sakitan, polisi ini dikenal sebagai bayi ajaib. Sebab, sejak lahir, yang bersangkutan ini tidak bisa minum Air Susu Ibu (ASI).

Kata dia, si bayi tidak suka dengan ASI. Bahkan, beberapa kali saat diberi Asi, dia muntah.

“Sukanya minum susu sapi asli. Di sini, memang terkenal dengan penghasil susu sapi. Polisi sangat suka dengan susu sapi,” tambahnya.

Dikatakannya, Polisi masih konsumsi susu sapi sampai usia enam tahun. Selama enam tahun, ia tidak pernah menyentuh susu ASI sama sekali.

Baca: Spesifikasi HP Oppo F5 - Ada 3 Varian, Sesuaikan Budgetmu!

Bahkan, terkadang, susu sapi itu langsung diminum Polisi tanpa diproses atau dimasak terlebih dahulu.

“Umur enam tahun itu, dia sudah ke kandang sapi, dan minta susunya langsung diminum. Sampai sekarang dia masih suka sama susu,” tandas dia.

Terpisah, Polisi mengaku sudah biasa dipanggil polisi. Bagi dia, nama Polisi itu sudah melekat dengannya. Berat, kata dia. Banyak orang yang melecehkannya, dan menertawakannya dengan nama Polisi.

“Awalnya minder, dan sempat marah dengan orang tua karena diberi nama ini. Tapi, begitu saya tahu alasannya, dan ceritanya, saya berusaha menerimannya dengan tabah. Saya ikhlas, dan sangat bersyukur sudah diberi nama unik seperti ini,” papar dia.

Polisi ini memang orang pemalu. Dia tidak banyak bicara dan lebih banyak diam.

Baca: Buni Yani - Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan pada Vonis 1,5 Tahun Penjara Kasus Video Ahok

Namun, saat ditanya perihal surat tilang yang diterimanya, ia mengaku sempat diragukan oleh polisi dari Satlantas Polres Pasuruan.

“Sempat tidak percaya mereka. Kan ditanya, namanya siapa, saya jawab namanya polisi. Saya kasihkan KTP saya, dan mereka mulai percaya. Terus saya diajak cerita panjang lebar,” kisahnya.

Editor: suci
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help