TribunJambi/

Kasus Mark Up Gaji PNS Pemprov Jambi - M Rawi Ngaku Tak Kenal Terdakwa Mulyadi

Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi mark up gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada golongan tiga di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi

Kasus Mark Up Gaji PNS Pemprov Jambi - M Rawi Ngaku Tak Kenal Terdakwa Mulyadi
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI  - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi mark up gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada golongan tiga di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi dengan terdakwa Mulyadi kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, Rabu (15/11/2017). 

Sidang yang di pimpin Khairulludin selaku ketua majelis hakim menghadirkan M Rawi, mantan Kepala Biro Keuangan di Setda Provinsi Jambi.

Dalam persidangan tersebut Saksi M Rawi dimintai keterangan terkait tugas dan fungsinya sebagai kepala biro keuangan.

Namun dalam kasus Mulyadi, saksi mengaku tak tahu menahu terkait kecurangan dalam laporan keuangan yang disampaikan Mulyadi yang mengakibatkan jebolnya kantong keuangan pemerintah hingga Rp 4,6 miliar.

"Saya taunya neken saja karena sudah ada Kasubag yang memeriksanya sebelum sampai ke meja saya," Kata M Rawi bersaksi. 

"Saya tidak tahu awalnya yang menjerat Mulyadi, malah taunya setelah baca koran," sambungnya. 

Saksi juga mengatakan dirinya tak pernah berkordinasi dengan Mulyadi

"Tidak kenal, tidak pernah ketemu," aku saksi. 

Sementara Mulyadi saat ditanya ketua majelis hakim soal tanggapannya atas kesaksian M Rawi membenarkan semua keterangan saksi. 

Dijadwalkan, dalam persidangan selanjutnya Jaksa Penuntut Umum akan menghadirkan saksi ahli keuangan. 

"Sidang dilanjutkan pekan depan," pungkas Ketua Majelis Hakim, Khairulludin menutup persidangan hari itu.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help