TribunJambi/

Mahasiswa UIN Menuntut Fasilitas dan Pelayanan Kampus Diperbaiki

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa UIN STS Jambi di Kampus UIN Mendalo, merupakan aksi lanjutan

Mahasiswa UIN Menuntut Fasilitas dan Pelayanan Kampus Diperbaiki
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Mahasiswa UIN STS Jambi melanjutkan aksinya di depan kantor Rektorat Kampus untuk menyampaikan tuntutannya kepada pihak rektorat UIN STS Jambi, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa UIN STS Jambi di Kampus UIN Mendalo, merupakan aksi lanjutan dari aksi yang telah mereka lakuka beberapa hari yang lalu.

Koordinator Aksi Ari Kurniadi Kurniadi, menyebutkan hari mereka kembali turun melakukan demonstrasi karena mereka merasa tuntutan yang mereka sampaikan pada saat demonstrasi pada minggu lalu belum ditanggapi dan dipenuhi oleh pihak rektoran UIN STS Jambi.

"Hari ini kami ingin bertemu langsung dengan pak rektor. Kami tidak mau bertemu selain rektor UIN STS Jambi untuk menyampaikan tuntutan kami," sebut Ari, selasa (14/11).

Sejumlah tuntutan disampaikan oleh mahasiswa dalam aksi tersebut di antaranya, buruknya fasilitas kampus UIN STS Jambi, Seperti toilet yang kotor dan tidak ada air, banyak lampu kelas yang mati, jalan-jalan, pembayaran UKT yang tidak transparan serta memberatkan mahasiwa, serta pelayanan yang tak ramah terhadap mahasiswa.

"Banyak sekali kita lihat fasilitas kampus yang tak layak, apalagi stasus kampus ini telah berubah menjadi UIN jadi, kami menuntut itu semua agar segera diperbaiki," sebut Ari.

Lebih lanjut Ari menyebutkan Hari ini, ia dan kawan mendesak kepada pihak rektorat untuk segera menaggapi dan memenuhi tututan dari mahasiswa.

"Kami menuntut kepada pak rektor yang hari ini turun langsung menemui kami untuk segera memenuhi tuntutan kami, jika dalam beberapa waktu ke depan tidak juga ada perubahan maka kami mahasiswa siap turun aksi lagi," pungkas Ari. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help