TribunJambi/

Dituntut Dua Tahun Pidana, Hari Ini Majelis Hakim Bacakan Vonis untuk Buni Yani

Sidang terakhir kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan tersangka Buni Yani, digelar hari ini,

Dituntut Dua Tahun Pidana, Hari Ini Majelis Hakim Bacakan Vonis untuk Buni Yani
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terlapor kasus dugaan pengeditan video Ahok, Buni Yani saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Senin (7/11/2016). Buni Yani membantah telah melakukan pengeditan video serta menyayangkan komentar dari pihak kepolisian yang menyebutkan dirinya berpotensi menjadi tersangka meskipun belum pernah diperiksa. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNJAMBI.COM- Sidang terakhir kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan tersangka Buni Yani, digelar hari ini, Selasa (14/11/2017).

Agenda sidang kali ini adalah pembacaan putusan oleh majelis hakim.

Buni Yani dilaporkan Komunitas Advokat Ahok-Djarot (Kotak Adja) pada Jumat (7/10/2016) atas unggahan video beserta kepsyen di akun Facebook pribadinya yang dianggap provokatif.

Baca: Empat Paus Sperma yang Terdampar di Pantai Ujong Kareung Mati, Ini Penyebabnya

Baca: Persis Solo Tersingkir Dibabak Grup, Pelatih Kalteng Putra FC Kas Hartadi Malah Minta Maaf

Baca: Suami Umi Pipik Sunu Matta Beri Klarifikasi di Instagram, Warganet: O o ow Kamu Ketahuan

Buni Yani mengunggah potongan video mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat kunjungan di Kepulauan Seribu pada Kamis (6/10/2016).

Buni Yani mengaku tidak menyunting video tersebut dan hanya mengunggah ulang video yang ia unduh dari akun Facebook Media NKRI.

Sidang perdana Buni Yani digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (13/6/2017).

Setelah pemeriksaan saksi dan ahli, Jaksa Penuntut Umum, menuntut Buni Yani dengan dua tahun hukuman pidana, ditambah denda Rp 100 juta subsider kurungan tiga bulan.

Halaman
12
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help