TribunJambi/

Bisa Dicontoh, Unggah Foto Wisata ke Medsos, BUMDes Desa Ponggok Dapat Belasan Miliaran Rupiah

Bahkan, dari potensi wisata yang dimiliki mampu menghasilkan pendapatan untuk desa mencapai Rp 12 miliar per tahun.

TRIBUNJAMBI.COM, KLATEN - Pemerintah Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, memiliki cara jitu untuk meningkatkan jumlah wisatawan datang ke desanya.

Masyarakat diajak untuk mengunggah foto objek wisata yang dimiliki Desa Ponggok melalui media sosial ( medsos).

Demikian disampaikan Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tirta Mandiri Desa Ponggok, Joko Winarno, di Kantor Desa Ponggok, Selasa (14/11/2017). Joko mengungkapkan, peran serta masyarakat tersebut penting untuk meningkatkan wisatawan datang ke Desa Ponggok.

"Ayo bantu promosikan Ponggok. Kamu (masyarakat) punya HP (ponsel) jangan hanya pakai chatting aja. Ayo diunggah obyek wisata di Ponggok," ungkap Joko.

Kerja sama masyarakat dengan Pemdes Ponggok tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Desa Ponggok.

Mereka tidak hanya datang dari Klaten, tetapi juga dari luar daerah. Bahkan, dalam sebulan jumlah wisatawan yang datang ke Desa Ponggok mencapai 50.000 orang.

"Tahun 2015 kita mampu meraih omzet Rp 6,2 miliar, tahun 2016 Rp 10,3 miliar, dan tahun 2017 hingga Oktober lalu mencapai Rp 12 miliar," ujar Joko.

Kepala Desa Ponggok, Junaidi Mulyono, menambahkan, Desa Ponggok dahulu dikenal sebagai desa miskin. Meski ada kekayaan air yang melimpah, tetapi belum bisa dikelola secara baik.

Namun, saat ini Desa Ponggok dikenal sebagai desa mandiri dan mampu menghasilkan pendapatan sendiri dari potensi wisata yang ada. Bahkan, dari potensi wisata yang dimiliki mampu menghasilkan pendapatan untuk desa mencapai Rp 12 miliar per tahun.

BACA 'Saya Bayar Rp 7 Juta untuk Dapat Alsintan, Sampai Sekarang Tidak Terima'

Halaman
12
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help