TribunJambi/

Pedagang Nakal di Pasar Sengeti Buang Sampah ke Sungai Batanghari, Kata Dinas Sudah Sosialisasi

Sejumlah oknum pedagang sengaja membuang sampah daganganya langsung ke Sungai Batanghari, sehingga bantaran sungai menjadi kotor

Pedagang Nakal di Pasar Sengeti Buang Sampah ke Sungai Batanghari, Kata Dinas Sudah Sosialisasi
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kurangnya kesadaran sejumlah oknum pedagang untuk membuang sampah pada tempatnya akibatkan bantaran Sungai Batanghari, tepatnya di belakang Pasar Sengeti menjadi kumuh dan berbau.

Sejumlah oknum pedagang sengaja membuang sampah daganganya langsung ke Sungai Batanghari, sehingga bantaran sungai menjadi kotor akibat banyaknya sampah yang berserakan.

Mengetahui kondisi tersebut, saat dikonfirmasi, pihak Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Muarojambi, mengaku telah berupaya untuk mengajak masyarakat ataupun pedagang untuk tidak buang sampahnya ke sungai.

"Kami sudah sosialisasi kepada pedagang, tapi masih ada juga yang nakal membuang sampahnya ke sungai. Kalau sungai kotorkan kita juga pasti nanti yang tidak enak ditegur sama orang balai sungai," sebut Kepala Bidang Persampahan dan LPJU, Hartanto, Senin (13/11).

Kepala Bidang Persampahan dan LPJU, Hartanto
Kepala Bidang Persampahan dan LPJU, Hartanto (TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI)

Adanya keluhan pedagang yang menyebutkan petugas kebersihan tidak sampai ke dalam-dalam pasar saat membersihkan sampah, kata Hartanto sudah ada petugas kebersihan dari kelurahan yang masuk setiap hari membersihkan sampah.

"Kan di pasar itu sudah ada TPS di ujung pasar, petugas kebersihan setiap hari membersihkan sampah di pasar tersebut lalu membuangnya di TPS. Jadi kalau pedagang itu mau ikut menjaga kebersihan mereka bisa membuang langsung sampahnya ke TPS. Kami dari pihak Dinas setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu, masuk mengambil sampah di TPS untuk dibawa dan dibuang ke TPA," tutur Hartanto.

Selain itu, menurut Hartanto pihaknya juga telah melakukan pendekatan persuasif kepada para pedagang mengajak untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Tapi yo namaya pedagang kalangan berjualan sampai magrib. Sudah magrib dak sempat lagi mau buang sampah sendiri ke TPS, adalah yang langsung buang ke sungai," pungkas Hartanto.

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help