BEJAT, Siswa SD Akhirnya Meninggal Setelah Dicabuli Guru Agama

Bocah itu dicabuli oleh IK (53) yang merupakan guru bidang studi agama di SD tempat anak itu menimba ilmu.

BEJAT, Siswa SD Akhirnya Meninggal Setelah Dicabuli Guru Agama
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - SSR, seorang siswi sebuah sekolah dasar di Pulau Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menjadi korban pencabulan oleh gurunya sendiri.

Pada Senin (30/10/2017), SSR menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas setempat.

Dilansir kompas, korban meninggal setelah sempat menjalani perawatan medis selama enam hari usai mengalami gangguan di bagian alat vitalnya.

Bocah itu dicabuli oleh IK (53) yang merupakan guru bidang studi agama di SD tempat anak itu menimba ilmu.

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP FX Endriady, kepada sejumlah wartawan melalui pesan WhattsApp menyebutkan, korban diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku.

Perlakuan demikian dilakukan oleh pelaku di sebuah rumah kosong tak jauh dari tempat tinggal korban, pada Selasa pekan lalu.

“Pada Hari Senin 30 Oktober 2017 Pukul 11.45 WIT bertempat di Puskesmas Geser telah meninggal dunia korban kasus pencabulan atas nama SRM,” kata FX Endriady.

Dia menyebut peristiwa pencabulan itu dilaporkan kedua orang tua korban yakni RK dan IR yang tinggal di Bula, setelah keduanya dihubungi oleh NR bibi korban.

Kata kapolres, korban menceritakan kepada bibinya bahwa pelaku yang telah mencabulinya adalah IK.

“Saat penyidik bertanya kepada korban dia diam saja. Tapi dia mengakui kepada bibinya kalau pelaku yang telah mencabulinya adalah IK gurunya sendiri,” kata Xaverius.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik serta sejumlah bukti lainnya seperti hasil visum, IK langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Saat ini guru agama itu telah ditahan di rutan Polsek Geser.

“Pelaku dijerat dengan Undang-undnag Nomor 34 tahun 2014 tentang perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” katanya.

Editor: suang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved