Advertorial

Disdik Provinsi Jambi Sukses Hasilkan Kurikulum Muatan Lokal, Segera Diimplementasikan di Jambi

Setelah beberapa kali pertemuan dan pembahasan oleh Tim Pengembang Kurikulum serta pengajar SMA dan SMK

Disdik Provinsi Jambi Sukses Hasilkan Kurikulum Muatan Lokal, Segera Diimplementasikan di Jambi
istimewa

TRIBUNJAMBI.COM -Setelah beberapa kali pertemuan dan pembahasan oleh Tim Pengembang Kurikulum serta pengajar SMA dan SMK dalam penyusunan muatan lokal (MULOK) sebagai bahan ajar, akhirnya Tim berhasil menyelesaikan tugasnya.

Sabtu (21/10), Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi yang diwakili oleh Kabid SMK Dr.Sofyan,M.pd didampingi Kabid SMA Abdul mukti,S.pd.MH secara resmi menutup kegiatan penyusunan kurikulum muatan lokal SMA dan SMK yang diadakan di Hotel Novita.

Kabid SMK Sofyan sangat mengapresiasi peran serta guru SMA dan SMK yang hadir, berusaha mengumpulkan dan membahas materi dengan baik,

 “Muatan lokal ini sangat relevan dengan potensi daerah, Provinsi Jambi  menjadi model percontohan kurikulum muatan lokal yang diakui oleh pusat kurikulum dan perbukuan kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia,” ujar Kabid SMK yang murah senyum ini.

Sementara itu, Kabid SMA Abdul Mukti berharap program nasional ini dapat segera terwujud, pihaknya sudah siap melaksanakan implementasi bahan ajar muatan lokal di sekolah SMA yang ada di Provinsi Jambi.

Pembahasan muatan lokal ini menghadirkan narasumber dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Drs.Zulfikri Anas, M.Ed. dan Suprananto, dan Ketua TPK Prov.Jambi Drs.H.Syamsirwan,M.Kom.

Drs.H.Syamsirwan,M.Kom mengungkapkan ada 11 suplemen bahan ajar yang berasal dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

“Ada 11 muatan lokal yang menjadi bahan ajar untuk diimplementasikan di sekolah-sekolah  percontohan, sebagai uji coba untuk mengetahui kekurangannya dan segera disempurnakan sebelum disahkan oleh pa Gubernur,” ujarnya

Tahun ini bahan ajar muatan lokal  pada SMA dan SMK akan segera dilaksanakan, meliputi sosial ekonomi, sejarah jambi, budaya lokal, serta olahraga dan permainan tradisional.

Novianti guru SMAN 1 Pijoan Kabupaten Muaro Jambi  sangat menyambut positif kegiatan ini karena bisa ikut andil dalam membahas muatan lokal yang akan diajarkan nantinya.

“Sebagai guru sejarah tentu berharap ada bahan ajar yang sesuai kebutuhan lokal dalam sistem mengajar, siswa pun bisa lebih mengenal sejarah jambi,” ungkap Novianti. (adv)

Editor: awang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help