TribunJambi/
Home »

Video

VIDEO

VIDEO Cewek Cantik Bikin Celana Jins Belel, Praktis dan Keren

Tapi tahukan Anda cara praktis membuat celana jins belel yang keren? Tentu ini akan membuat penampilan tambah denim.

TRIBUNJAMBI.COM - Tahukah Anda celana jins belel?

Jins atau jengki, pada dekade 1950-an merupakan sejenis celana yang dibuat dari bahan yang keras dan kuat yang disebut denim. Jins sering dikenakan sebagai pakaian kerja.

Seperti dituliskan di wikipedia, jins diperkenalkan di Amerika Serikat oleh Levi Strauss, pada 1872. Pada akhir 1800-an, jins dikenakan oleh buruh tambang dan saat itu bahan yang digunakan adalah berasal dari kain terpal.

Pada tahun 1950-an, menjadi mode populer bagi remaja. Pada masa itu pula, jins menjadi bagian mode rockabilly bagi mereka. Pada dasawarsa 2000-an, jins menjadi jenis celana terkenal, dan dikenakan sebagai pakaian kerja dan pakaian mode tidak tetap. Jins dibuat dalam banyak bentuk dan warna.

Kata "jins" berasal dari nama Perancis bagi kota di Italia di mana kain katun dibuat. Nama kota itu, Genoa, dieja "jene" dalam bahasa Inggris Pertengahan dan "Gênes" dalam bahasa Perancis. Lalu bahasa Indonesia memiliki kata jins.

Tapi tahukan Anda cara praktis membuat celana jins belel yang keren? Tentu ini akan membuat penampilan tambah denim. Baca petunjuk yang dikutip dari http://www.maximindonesia.co.id/ ini.

1. Pilih jins dengan kualitas bahan yang baik
Celana jins yang bisa diterapkan untuk teknik ini umumnya adalah yang berjenis selvedge denim. Lipat celana di bagian bawah dan lihatlah bagian lipata luar di bagian kaki. Jika jins tersebut memiliki selvedge edge, kualitas bisa dikatakan bagus, meskipun tidak selalu bisa diterapkan demikian.

2. Sebelum dicuci pertama kali
Rendam terlebih dahulu jins sebelum dikenakan. Dengan merendamnya terlebih dahulu selama satu atau dua jam akan membuat bahan menjadi lebih lembut. Saat merendamnya, jangan lupa untuk merendam bagian luar dan dalamnya secara bergantian. Setelah biarkan mengering tapi jangan menggunakan pengering.

Setelah rendaman awal ini, kenakan jeans tersebut sesering mungkin selama beberapa bulan sebelum Anda mencucinya untuk pertama kali. Semakin sering Anda mengenakannya, maka akan lebih banyak pola garis horisontal yang akan Anda hasilkan. Pola bergaris inilah yang akan membuat celana jins belel Anda terlihat keren.

Pemakaian intens selama beberapa bulan akan meninggalkan garis-garis horisontal pada jins, terutama di bagian-bagian yang sering terjadi gesekan seperti belakang lutut, selangkangan, dan kantong.

3. Cuci pertama
Saat jins Anda mulai terlihat seperti di atas, tandanya Anda sudah boleh untuk mencucinya. Celana di atas telah dikenakan selama delapan bulan berturut-turut dan hanya pernah dicuci kering sekali.

Jika Anda ingin menunda pencucian pertama, coba angin-anginkan dulu jins tersebut sebelum dicuci. Namun, saat Anda mulai tak tahan dengan baunya, maka memang sudah saatnya celana tersebut dicuci.

Prosedur pencuciannya pun tergantung dari hasil apa yang Anda inginkan. Beberapa orang memiliki cuci kering untuk mempertahankan warna jins tersebut agar tetap gelap. Namun, teknik pencucian dengan menggunakan tangan lebih diutamakan, caranya pun sama seperti merendam pertama, yaitu dicuci luar dalam. Menambahkan sedikit garam dan setengah gelas cuka dapat membantu mempertahankan warna indigo dari jeans tersebut.

Jika Anda tidak sabar dan ingin dengan melihat hasilnya dengan segera, Anda bisa mencucinya dengan mesin cuci. Jangan lupa untuk mencucinya bolak-balik. Sebaiknya hindari teknik cucian memutar untuk mencegah garis vertikal yang buruk. Lalu kemudian keringkan.

4. Setelah pencucian pertama
Setelah melewati proses pencucian pertama, celana jins Anda akan cukup rentan terhadap kotoran. Untuk memakainya selama berbulan-bulan tanpa dicuci tentu bukan ide yang bagus lagi. Namun, Anda tetap harus mengenakannya sesering mungkin setelah dicuci untuk menambahkan efek belel.

Penulis: duanto
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help