Terjadi Pengiriman Double ke Sejumlah Orang, Polisi Usut Kesalahan Distribusi Surat Suara Pemilu.

Distribusi surat suara untuk pemilihan umum (pemilu) yang akan dilakukan 22 Oktober mendatang terjadi kesalahan di dua kota di Jepang yaitu

Editor: rida
Kantor Wali Kota Shimanto Perfektur Kochi Jepang 

TRIBUNJAMBI.COM - Distribusi surat suara untuk pemilihan umum (pemilu) yang akan dilakukan 22 Oktober mendatang terjadi kesalahan di dua kota di Jepang yaitu Shimanto Perfektur Kochi dan Kota Manno di Perfektur Kagawa.

"Di Shimanto panitia salah mendistribusikan surat suara ke masyarakat, terjadi pengiriman dobel ke beberapa orang sehingga ada yang sudah memasukkan suaranya ke kotak pemilu," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (15/10/2017).

Baca: Bertemu YouTuber Casey Neistat, Ini Pengakuan Presiden Jokowi. Ternyata Dia Mengenal Casey dari

Baca: Hari Ini Megawati Umumkan Cagub Jatim. Hasto Sebut Calon Terpilih Akan Dihadirkan

Baca: Astaga Bangunan Hotel Ini Ambruk, Satu Pekerja Tewas, 4 Pekerja Luka-luka. Diduga

Sementara kotak suara sama sekali tak boleh dibuka dengan alasan apa pun, bahkan terkunci dengan sangat rapat dan kunci dipegang pihak otoritas yang lebih tinggi.

"Berarti saat pemilu 22 Oktober nanti kemungkinan besar akan ada suara dobel masuk ke kotak suara tersebut sebanyak maksimal 19 orang yang terkirim dobel," tambahnya.

Baca: Hari Ini, Djarot Berencana Temui Ahok di Mako Brimob. Ini yang Akan Disampaikannya

Baca: Jabatan Djarot Usai, Anies Sandi Belum Dilantik, Pria Ini yang Jadi Plh Gubernur DKI Jakarta

Baca: Lepas Jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Djarot Keliling Jantung Ibukota Dengan Kereta Kencana

Surat suara dikirimkan kepada pemilih usia 19 tahun hingga 66 tahun di Jepang.

Sedangkan pelajar sekolah yang berusia 18 tahun sudah boleh ikut pemilu dikirimkan dan dilakukan lewat sekolah.

Kesalahan juga terjadi karena pengiriman surat suara ke luar wilayah yang bersangkutan terhadap beberapa orang karena sedang menjalankan tugas di tempat lain (di luar negeri).

Namun surat suara yang sama juga dikirimkan ke rumah induknya di dalam Perfektur Kochi, sehingga memungkinkan surat suara dobel masuk ke dalam perhitungan pemilu mendatang.

"Kami melakukan banyak masalah dan untuk itu meminta maaf sedalamnya, karena memberikan suara sebelum batas waktu. Kami akan mencoba mencegah semaksimal mungkin agar tidak terulang lagi kesalahan ini," kata Komite Administrasi Pemilu Kota Shimanto.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved