TribunJambi/

Viral! Video PNS Jambi Terobos Razia, Serempet Polisi Lalu Marah-marah ke Petugas

ksi Pegawai Negeri Sipil asal Jambi yang nekat menerobos barisan polisi yang menggelar razia, Selasa (10/10) viral di media sosial.

Viral! Video PNS Jambi Terobos Razia, Serempet Polisi Lalu Marah-marah ke Petugas
Kolase/Tribun Jambi
PNS yang menerobos razia polisi viral di media sosial 

Kemudian anggota yang melaksanakan Razia didepan Taman Makam pahlawan menghubungi anggota yang berada di pos jelutung melalui Handle Talky, kemudian Bripka Anjar Aprianto Bripka E. Simanjuntak dan Bripka M. Riyadi yang berada di pos jelutung langsung keluar dari pos untuk memberhentikan mobil Rush tersebut ,namun kendaraan tersebut tidak juga mau di berhentikan dan mencoba menabrak Bripka Anjar Aprianto ,melihat hal tersebut bripka anjar aprianto berusaha untuk menghindar namun bripka anjar aprianto terserempet bagian kiri mobil yang mengakibatkan luka memar pada lengan dan paha sebelah kanan.

Kemudian Bripka anjar aprianto bersama Bripka M. Riyadi dan Bripda Robi gisela mengambil motor ke pos untuk melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut.
Setiba di lorong depan kantor BCA lama di Jln. Hayam wuruk kec. Jelutung mobil Rush tersebut berhasil diberhentikan, kemudian Bripda Robi gisela menanyakan surat-surat kendaraan dan sim dari pengendara.

Namun pengendara tidak mau menunjukan surat-surat kendaraan dan pengemudi tersebut mengeluarkan kata kata kotor kepada bripda Robi gisrla dengan mengatakan "NGAPO KAU NYETOP-NYETOP KAMI, POLISI BUNTU YO,BABI POLISI, POLISI ANJING", sedangkan Bripka M. Riyadi menulis surat tilang yang mana si pengendara tersebut tidak mau menyebutkan indetitas ,untuk selanjutnya mobil toyota rush tersebut tetap di tilang dan kendaraan tersebut diamankan di Mapolresta jambi.

Untuk selanjutnya Bripka anjar aprianto berdasarkan perintah dari Kasat Lantas Polresta jambi untuk membuat laporan polisi dengan nomor LP/B -816/X/2017/SPKT III/Resta Jambi.

Penulis: bandot
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help