TribunJambi/
Home »

Jambi

» Bungo

Pemilik Minimarket di Bungo Membuat Surat Pernyataan

Ditemukanya obat batuk kemasan yang kedaluwarsa di sebuah minimarket membuat Dinas Perindustrian, perdagangan dan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Ditemukanya obat batuk kemasan yang kedaluwarsa di sebuah minimarket membuat Dinas Perindustrian, perdagangan dan koperasi (Disperindagkop) Bungo turun ke lapangan bersama BPOM, Dinas Kesehatan dan LPKNI, pada Kamis (12/10).

Emli selaku kasi pemeriksaan dan penyidikan dari Badan Pengawasan Obat dan Makaan (BPOM) wilayah Jambi mengatakan pihaknya datang ke Bungo karena adanya laporan obat kedaluwarsa.

Emli mengatakan pemilik usaha akan membuat surat pernyataan tidak akan lagi menjual obat kedaluwarsa. “Pemiliknya akan membuat surat pernyataan bahwa usahanya tidak akan mengulangi kesalahan sebelumnya,” katanya.

Emli mengimbau agar masyarakat lebih cerdas saat membeli produk terutama produk obat. “Melihat kemasan dahulu apakah sudah expired atau belum. Atau labelnya bagaimana,” katanya.

Rudi Lesmana selaku kabid perdagangan dari dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi (perindagkop) Bungo mengatakan pihaknya turun ke minimarket karea adanya laporan penjualan obat kedaluwarsa. Pihaknya telah berbicara dengan pemilik toko.

“Kita sidak karena kemarin ada laporan obat batuk yang kedaluwarsa. Kami dari ihak perindag bekerjasama dengan LPKNI dan juga BPOM dan dinas kesehatan turun langsung melihat kondisi lapangan,” ungkapnya.

Dia mengatakan dalam hal pengawasan peredaran barang ini merupakan kewajiban perindag. “Itu yang expired kami lihat,” katanya.

Dia juga memberi peringatan pihak toko dan pengusaha. “Kami mengingatkan pihak toko atau pengusaha itu harus cek juga. Jangan barang kedaluwarsa dijual. Itu ‘kan merugikan masyarakat. Kita minta kerjasama yang baik dengan masyarakat,” katanya.

Hadir pula kepala dinas kesehatan Bungo Safarudin Matondang. Dirinya berkoordinasi dengan perindag dan BPOM saat itu juga. “Tadi malam saya juga sudah kesini dan pemilik mengakui kelalaiannya,” ungkapnya.

Desferiadi dari Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) 

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help