TribunJambi/
Home »

Jambi

» Bungo

Obat Lingkaran Biru Tak Boleh Jual di Minimarket. BPOM Sita 34 Item

Adanya temuan obat kedaluwarsa membuat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi turun ke lapangan

Obat Lingkaran Biru Tak Boleh Jual di Minimarket. BPOM Sita 34 Item
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Adanya temuan obat kedaluwarsa membuat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jambi turun ke lapangan, pada Kamis (12/10). Dari inspeksi mendadak tersebut BPOM menyita 34 item dari minimarket jalan lintas Muaro Bungo ini.

“Kalau sekarang ini kita mengamankan obat-obat lingkaran biru,” ungkap Emli selaku kasi pemeriksaan dan penyidikan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) wilayah Jambi.

Dia menjelaskan bahwa obat dengan lingkaran biru tidak boleh dijual di minimarket atau toko biasa. Obat-obat dengan lingkaran biru harus dijual di toko obat atau pun apotek. “Karena mereka yang punya izin dan ada pengawasnya atau apotekernya,” kata Emli.

Setelah memeriksa obat-obatan tersebut dan ditemukan 34 item, pihakya mengamankan. “Kita amankan dulu,” katanya.

Lantas BPOM memberi sanksi pada pemilik toko agar membuat surat pernyataan.

“Pemilik membuat surat pernyataa bahwa dia tidak lagi menjual obat, baik yang kedaluwarsa atau pun yang dengan lingkaran biru,” katanya.

Petugas BPOM kemudian memisahkan obat-obat dengan lingkaran biru dan mendatanya di minimarket tersebut. Sementara suami dari pemilik toko berbincang dengan petugas BPOM, Dinkes, perindag dan LPKNI. Proses jual beli di toko tersebut tetap berjalan.

Suryanto selaku kasi perdagangan disperindagkop Bungo mengatakan pihaknya rutin mengawasi barang yang beredar. “Termasuk barag-barang yang kedaluwarsa,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya memberikan peringatan dan akan melakukan razia rutin untuk menyisir barang-barang yang ilegal dan kedaluwarsa.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help