TribunJambi/

Masih ada Beberapa Tahap, Terkait Pengajukan Kendaraan untuk Dilelang

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Jambi mengajukan lebih kurang

Masih ada Beberapa Tahap, Terkait Pengajukan Kendaraan untuk Dilelang
Net
ILUSTRASI lelang motor 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Jambi mengajukan lebih kurang 30 unit kendaraan untuk dilelang.

Puluhan kendaraan itu berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi serta DPRD Provinsi Jambi.

Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Daerah Provinsi Jambi Riko Febrianto mengatakan, kemungkinan kendaraan yang akan dilelang lebih dari 30 unit, sebab masih ada beberapa OPD yang akan mengajukan.

Riko menyebut, waktu pelelangan belum diketahui kapan. Sebab masih banyak proses yang akan dilewati. Namun proses yang paling lama kemungkinan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

"Saat ini kendaraan tersebut masih pengecekan kendaraan di Dishub," kata Riko, kemarin.

Menurut dia, proses di Dishub tidak akan lama, sebab dishub itu kantornya ada di Jambi. Sementara KPNL kantornya di Palembang. Setelah pengajuan surat kesana, kemudian harus ditunggu jadwal pihak KPKNL kapan bisa datang ke Jambi untuk melihat barang yang akan dilelang dan menetapkan hkemudit.

"KPNL untuk penetapan besaran harga masing-masing kendaraan tersebut," ungkapnya.

Dia mengatakan, dalam tahun ini diupayakan lelang sudah dilaksanakan. Dan lelang ini terbuka untuk umum. Berdasarkan Permen No 19 tahun 2016, lelang dilakukan secara terbuka dan siapa saja boleh ikut. Sehingga anggapan bahwa pejabat yang dulu menggunakan mobil dinas akan menang lelang, tidak ada lagi.

"Kalau sebelum keluar Permen tahun 2016 itu, memang pejabat tersebut mendapat prioritas. Namun sekarang tidak lagi. Masyarakat umum, siapapun bisa ikut lelang dan punya kesempatan yang sama untuk memenangkan lelang," tandasnya.

Terpisah Kadishub Provinsi Jambi Varial Adhi Putra membenarkan jika saat ini Dishub tengah melakukan pengecekan kondisi kendaraan yang diajukan oleh Biro Asset setda provinsi Jambi.

"Iya benar. Sekarang dishub tengah melakukan pengecekan kendaraan yang diajukan untuk dilelang," kata Varial.

Menurut dia, pihaknya hanya melakukan pengecekan kondisi kendaraan. Setelah dicek oleh tim, mereka menyampaikan kondisinya.

"Layak atau tidak kendaraan itu dilelang tergantung mereka. Kita hanya menyampaikan persentasenya saja," pungkasnya.

Penulis: muzakkir
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help