TribunJambi/

Hilal Harapkan Ada Trobosan

Pemkab Sarolangun berupaya untuk meningkatkan pelayanan di lini kesehatan dan juga sosial. Sejak Rabu hingga Kamis (12/10)

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemkab Sarolangun berupaya untuk meningkatkan pelayanan di lini kesehatan dan juga sosial. Sejak Rabu hingga Kamis (12/10) kemarin, Pemkab melakukan Bimbingan Teknis Penyelenggara Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SRLT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), yang diikuti sedikitnya 50 fasilitator atau pelaksana  SRLT desa.

Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini diperlukan untuk meningkatkan kemampuan para penyelenggara SRLT desa, sehingga mereka mampu menjalankan peran, tugas dan fungsinya sesuai yang diharapkan pemerintah Sarolangun.

“Pahami kebijakan dan model SRLT, buat susunan tindak lanjut dari setiap pengaduan. Dan tentunya pahami mekanisme kinerja SRLT ini,” kata Hilal.

Bukan hanya itu, Wakil Bupati Sarolangun ini juga mengharapkan, hasil dari program Bintek ini tidak hanya berahir pada catatan note book belaka, tetapi para pelaksana SRLT mampu menciptakan terobosan untuk penanggulanangan masalah kemiskinan dan masalah sosial yang terjadi di Sarolangun.

“Melalui SRLT ini pelayanan sosial diharapkan dapat terlaksana secara sinergitas antar berbagai instansi terkait, dan terbentuknya lembaga yang yang mampu memberikan pelayanan secara terpadu,” kata Wabup.

Diketahui, Sarolangun menjadi salah satu Kabupaten yang mendapatkan program pembentukan Lembaga Sitem Rujukan Layanan Terpadu, (SRLT) dan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dari Kementerian Sosial RI tahun 2017 ini. Di seluruh Indonesia hanya 20 Kabupaten/kota yang mendapatkan program pembentukan Lembaga Sitem Rujukan Layanan Terpadu ini.

Sebelumnya di Provinsi Jambi, Kementrian Sosial juga membentuk SRLT di Kabupaten Batanghari dan Muaro Jambi pada 2016.

Penulis: Teguh Suprayitno
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help