TribunJambi/

Hari Ini Penjemputan Paksa. Zola Sebut Penguasaan Kendaraan Dinas Adalah Ilegal

Tidak beri ampun. Ya sepertinya pemerintah tidak memberikan ampun lagi kepada mantan pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi

Hari Ini Penjemputan Paksa. Zola Sebut Penguasaan Kendaraan Dinas Adalah Ilegal
TRIBUNJAMBI/ROHMAYANA
ilustrasi mobil dinas 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Tidak beri ampun. Ya sepertinya pemerintah tidak memberikan ampun lagi kepada mantan pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi yang tidak mengembalikan kendaraan dinas yang telah dipakai selama ini.

Jumat (hari ini, red) tim dari pemprov yang akan diketuai oleh Pj Sekda Provinsi Jambi serta rombongan akan turun kelapangan untuk menarik kendaraan dinas pada mantan pejabat itu.

Asisten III Setda Provinsi Jambi Saifudin menyebut, pihaknya telah melakukan rapat bersama tim dan akan turun pada esok hari (hari ini,red).

"Sebelum dijemput paksa,  bagi yang belum mengembalikan, diharapkan mengembalikan sebelum penjemputan paksa dilakukan,” kata Saipudin.

Rencana penarikan ini juga telah terjadwal disekretariat daerah, dimana informasi yang didapat dari Humas Pemprov, penarikan paksa akan dilakukan Jumat pagi.

"Giat pj sekda provinsi Jambi jumat 13 oktober 2017 jam 07.30 wib, acara penarikan mobil dinas tempat kumpul lapangan kantor gubernur Jambi," kata Kasubag pemberitaan Humas Pemprov Amirzan.

Saat ini, ada beberapa pejabat yang telah mengembalikan kendaraan dinas, sementara yang belum mengembalikan juga banyak.

Sebelumnya Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli menegaskan, jika mereka akan melakukan upaya jemput paksa atas kendaraan dinas yang dibawa oleh mantan pejabat Provinsi Jambi.

Zola menyebut, penguasaan kendaraan dinas oleh mantan kepala dinas ini adalah Ilegal. Hal ini dikarenakan mereka sudah tidak bertugas lagi di Pemprov Jambi.

“Jangan seperti itulah inikan fasilitas yang diberikan negra untuk bekerja,” katanya.

Lanjutnya Ia mengatakan,  sejak dikirimkan surat memang ada beberapa yang belum mengembalikan. Dan Ia mengintruksikan minggu depan Penarikan segera dilakukan oleh Biro Aset Provinsi Jambi. 

Menurutnya mantan kepala dinas dan pensiunan sudah tidak ada hak lagi atas kendaraan. 

Penulis: muzakkir
Editor: suci
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help