TribunJambi/

Bawa Kulit dan 3 Kg Tulang Harimau, Dua Warga Merangin Ini Dibekuk Polisi

Dua orang warga Kabupaten Merangin dibekuk tim gabungan Polres Merangin, BKSD dan TNKS, Rabu (11/10) malam.

Bawa Kulit dan 3 Kg Tulang Harimau, Dua Warga Merangin Ini Dibekuk Polisi
TRIBUNJAMBI/HERU
Dua orang warga Kabupaten Merangin dibekuk tim gabungan Polres Merangin, BKSD dan TNKS karena memiliki membawa kulit dan tulang tulang Harimau, Rabu (11/10) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dua orang warga Kabupaten Merangin dibekuk tim gabungan Polres Merangin, BKSD dan TNKS, Rabu (11/10) malam.

Mereka dibekuk karena memiliki membawa kulit dan tulang tulang Harimau.

Dua orang warga Kabupaten Merangin dibekuk tim gabungan Polres Merangin, BKSD dan TNKS karena memiliki membawa kulit dan tulang tulang Harimau, Rabu (11/10) malam.
Dua orang warga Kabupaten Merangin dibekuk tim gabungan Polres Merangin, BKSD dan TNKS karena memiliki membawa kulit dan tulang tulang Harimau, Rabu (11/10) malam. ()

Kedua tersangka yakni Firdaus (46) asal Desa Rantau Alai kecamatan Batang Masumai dan Sutrimo (46) warga Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko.

Informasi yang didapatkan penangkapan kedua tersangka berawal pada, Rabu (11/10) pukul 19.30 WIB, polisi mendapat informasi dari warga. Menyebutkan bahwa ada kedua tersangka mengangkut kulit dan tulang Harimau.

"Berdasarkan informasi tersebut kami langsung berkoordinasi dengan BKSD dan TNKS," kata Kasat Kasat Reskrim, AKP Al Hajad, Kamis (12/10).

Diungkapkannya, bersama pihak BKSD dan TNKS pihaknya langsung melakukan penangkapan. Kedua tersangka berhasil dibekuk saat berada di depan hotel Royal Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan.

"Saat itu kedua tersangka berada di dalam mobil suzuki Escudo warna silver nomor BH 1175 PM," ucapnya.

Katanya setelah dilakukan penggeledahan terhadap tersangka. Petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu lembar kulit harimau dan 3 Kg tulang harimau.

"Kulit dan tulang tulang tersebut disimpan di dalam tas yang terletak di dalam mobil," ungkap Kasat.

Selanjutnya kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres untuk proses lebih lanjut. Terhadap tersangka dikenakan pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf d UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang konsevasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.

"Saat ini kita masih meminta keterangan para tersangka," pungkasnya.(*)

Penulis: heru
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help